Produksi minyak AS bakal mencapai 11,8 juta barel per hari, pada tahun 2019 mendatang. Sehingga untuk pertama kalinya, AS akan menjadi produsen minyak terbesar di dunia, mengalahkan Arab Saudi dan Rusia, sejak pertengahan tahun 1970-an.
Hal itu diungkap Badan Informasi Energi AS, EIA dalam prakiraan jangka pendek yang dikeluarkan bulan Juli ini. Produksi minyak AS itu, melampaui produksi minyak Arab Saudi dan Rusia yang berkisar 10 juta barrel per hari tahun lalu.
Meningkatnya kapasitas produksi minyak AS itu, memberi dampak cukup besar bagi pasar minyak dunia. Akhir bulan lalu misalnya, AS meminta Arab Saudi untuk memompa minyak lebih banyak untuk membuat harga minyak dunia stabil. Gara-gara itulah, wakil Iran di OPEC menyatakan keberatan.
Menurut majalah Fortune, peningkatan produksi minyak AS itu tak terlepas dari investasi selama beberapa dekade terakhir ini. Teknologi pengeboran tidak lagi menggunakan cara lama, melainkan cara baru. Sumur minyak kini mengebor lapisan tanah secara horizontal melalui lapisan batu lunak, yang sebelumnya tidak dapat diakses, untuk mencari cadangan minyak. Teknik inilah yang mampu memecahkan batu bawah tanah dan menghasilkan lebih banyak minyak dan gas alam.
Namun, pekan lalu, sejumlah analis memperingatkan, kurangnya investasi dalam eksplorasi baru ini, akan mendorong harga minyak lebih tinggi dari tahun 2008. Kala itu, harga minyak terpatok $ 150 per barel.
Faktor lain yang mempengaruhi harga minyak, adalah produksi minyak yang dihasilkan beberapa kawasan di AS. Di Texas misalnya, para pengusaha menggunakan jaringan pipa yang dibangun cukup cepat untuk memenuhi permintaan global yang terus meningkat. Namun EIA memprediksi, harga minyak mentah Brent akan turun menjadi $ 69 per barel pada tahun 2019, dari harga $ 73 per barel tahun 2018 ini.
Panggil saja ia Kembang. Gadis belia asal Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, itu menyimpan…
Lebih dari 1.000 pernikahan diduga direkayasa dalam jaringan penipuan imigrasi lintas negara. Dari pesta pernikahan,…
Kegiatan Kereta kencana yang membawa turis berkeliling di Time Square Garden, New York akan berhenti…
Program undian Kartu Hijau atau Green Card dibuka kembali oleh Pemerintah AS. Mulai 29 Oktober 2026,…
Di tengah tekanan ekonomi dan sulitnya mendapatkan pekerjaan dengan penghasilan layak di Indonesia, impian bekerja…
Sekitar 500 ribu warga India berprofesi sebagai ahli komputer sedang resah. Semua ini gara-gara pernyataan…