Eksploitasi Mahasiswa di Taiwan Pernah Diprotes DPRD Bangka Belitung 2018

Kasus ekploitasi mahasiswa Indonesia di Taiwan bukan pertama kali ini terjadi. Pada bulan November 2018, DPRD Bangka Belitung mencurigai adanya dugaan eksploitasi para siswa Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung (Polman Banbel) di Taiwan.

Sebagian mahasiswa Indonesia di HWU.

”Mereka kerja packing barang-barang dan tinggal bersama dengan tenaga kerja asing lainnya,” kata Deddy Yulianto, Wakil Ketua DPRD Babel seperti dikutip harian Sinar Pagi News, November 2018. DPRD menilai Gubernur Erzaldi Rosman bolak balik ke Taiwan untuk mengirim ratusan mahasiswanya ke Taiwan. Padahal, menurut Deddy Yulianto, pengiriman itu belum disetujui pemerintah pusat.

Akhirnya Gubernur Erzaldi pun minta maaf dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya lagi. Menurut Muhammad Soleh, Kepala Dinas Pendidikan Banbel, hasil rapat anggota DPRD dengan Kementerian Luar Negeri di Jakarta, membuahkan tiga butir hasil pertemuan:

Pertama, Kesepakatan MOU dengan Universitas Hsing Wu dibatalkan; Kedua, menunjuk Yayasan PGRI dan Polman Banbel untuk melaksanakan kesepakatan dengan Taiwan. Sesuai dengan Peraturan Mendikbud tahun 2014. Ketiga, Perguruan Tinggi Polman Banbel bukan lagi bagian dari Pemda Banbel, sehingga dapat menanda tangani MOU dengan perguruan tinggi Taiwan.

 

Baca juga: Bantahan Universitas Hsing-Wu Kurang Meyakinkan

Waktu itu, sejumlah mahasiswa Polman Banbel juga melakukan protes dan membantah adanya eksploitasi di perguruan tinggi Taiwan. Mereka pun menerbitkan rekaman video dan foto-foto tentang kehidupan mereka di kampus Taiwan. Mirip dengan bantahan dan protes sejumlah mahasiswa Indonesia di Taiwan kepada sejumlah media massa Indonesia yang menulis berita itu. (DP).

.

Recent Posts

Perempuan dan Masa Depan Diplomasi

Diplomasi modern tidak lagi sekadar soal perundingan antarnegara atau penandatanganan perjanjian internasional. Di era yang…

1 day ago

Wajar Bukan Berarti Benar

Seorang teman menangis tergugu. Pernikahan putra satu-satunya batal. Sekilas, penyebabnya tampak sederhana. Calon pengantin perempuan…

4 days ago

Anak Jaksel Berkarier di The New York Times

Lahir dari ayah Amerika dan ibu Panama, Nick Swyter tumbuh besar di Jakarta, menjelajahi jalan-jalan…

2 weeks ago

40 Hari Mengenang James F. Sundah, Beasiswa Riset Hak Cipta Diluncurkan

Empat puluh hari setelah kepergian komposer dan pencipta lagu legendaris Indonesia, James Freddy Sundah, sebuah…

3 weeks ago

Cerita Chef Diaspora Bikin Kuliner Nusantara Mendunia

Membincangkan kuliner Nusantara memang tak pernah ada habisnya. Menariknya, kuliner bukan hanya soal rasa, tetapi…

4 weeks ago

Diaspora Global Summit 2: Dari Brain Drain Menuju Brain Gain

Dalam era globalisasi, jutaan warga Indonesia tersebar di berbagai negara sebagai pelajar, akademisi, profesional, pengusaha,…

1 month ago