Categories: IndonesiaPolitics

Benny Wenda Pemimpin Pembebasan Papua Barat Melobi Senator AS dan PBB

Benny Wenda, Pemimpin Gerakan Pembebasan Papua Barat, dijadwalkan berada di Gedung PBB New York, pekan ini. Sebelumnya, Benny Wenda berada di Washington DC, untuk melobi sejumlah anggota Kongres AS mengenai kasus kekerasan di Papua Barat, baru-baru ini.

 

”Komunitas internasional harus turun tangan,”’ tutur Benny Wenda dalam wawancaranya dengan Nederlandse Omroep Stichting, NOS atau Yayasan Penyiaran Belanda, Sabtu pekan lalu. Dalam wawancara itu, Benny yang tinggal di London Inggris setelah mendapat suaka politik Pemerintah Inggris, 2003 lalu, tak lupa memperingatkan agar komunitas internasional waspada.

”Papua Barat seperti bom waktu,” kata Benny Wenda. Dijelaskannya bahwa Pemerintah Belanda memiliki kewajiban moral untuk membantu kelompok tersebut dan memperhatikan kasus kerusuhan di Papua Barat secara serius. ”Belanda memegang peranan utama dalam cerita ini. Ada urusan yang belum selesai,” kata Benny Wenda melanjutkan.

Dalam kesempatan itu, Benny menuturkan aksi demonstrasi berkecamuk di Papua Barat, setelah terjadi kasus intimidasi terhadap mahasiswa Irian di Surabaya. Akibatnya, menurut Benny Wenda, sekitar 100 orang warga Papua dijebloskan ke penjara, dan 13 orang tewas dalam aksi demonstrasi yang ditumpas aksi militer Indonesia.

”Kegelisahan masih terasa di Papua Barat, setelah kehadiran ribuan militer dan polisi,” tutur Benny Wenda yang tak pernah pulang lagi ke tanah air setelah melarikan diri saat diadili, tahun 2003 lalu.

 

“Rakyat saya ada di penjara,” kata pemimpin kemerdekaan Papua Barat. “Orang-orang tidak merasa aman. Kehidupan sehari-hari mereka didominasi oleh rasa takut. Tentara Indonesia bersenjata hadir di mana-mana di Papua Barat. Sejak pendudukan ilegal, kami dihadapkan dengan intimidasi, hukuman penjara dan pembunuhan,” tutur Benny Wenda, salah satu orang yang diburu Pemerintah Indonesia.

Menghadapi tuduhan tersebut, Yuliana Bahar, Konsuler Kedutaan Besar RI di Den Haag mengatakan, pihaknya menyesali para korban kekerasan. Namun pada saat yang sama Yuliana mengkritik peranan pemimpin kemerdekaan Benny Wenda, tanpa menyebut namanya. “Setiap individu yang terbukti terlibat dalam kejahatan atau gerakan pemisahan akan diadili.”

“Setiap negara harus menjaga keseimbangan di mana kebebasan berekspresi seseorang tidak membahayakan keselamatan orang lain, keselamatan publik dan ketertiban,” tutur Yuliana seperti dikutip Nederlandse Omroep Stichting, NOS, yang disiarkan Sabtu pekan lalu.

Dalam siaran itu, NOS menayangkan pula kisah kehidupan Raki Ap. Putra Arnold Ap ini tinggal di Belanda setelah ayahnya meninggal dunia saat melakukan upaya pemisahan diri Papua Barat dari Indonesia pada awal tahun 1980-an. ”Arnold Ap adalah pejuang kemerdekaan Papua Barat yang terkemuka, tetapi harus membayar perjuangannya untuk kemerdekaan dengan kematian, tulis Nederlandse Omroep Stichting, NOS dalam berita itu. (DP)

.

Recent Posts

Philadelphia Rilis Laporan Tingkat Kematian Ibu Hamil, Overdosis Jadi Salah Satu Penyebab Utama

Departemen Kesehatan Masyarakat Philadelphia (Philadelphia Department of Public Health/PDPH) merilis laporan terbaru mengenai tingkat kematian…

1 day ago

Benarkah Imigran Membebani Amerika? Di Balik Dalih Visa Trump dan Dampaknya bagi Indonesia

Pemerintahan Donald Trump menggunakan ancaman “public charge” untuk menghentikan visa imigran dari 75 negara. Namun,…

3 days ago

Merdeka Tennis 2026, Adu Smash dan Keakraban Komunitas Indonesia di Philadelphia

Semangat kemerdekaan tak selalu dirayakan dengan upacara atau perlombaan tradisional. Di Philadelphia, komunitas tenis Indonesia…

1 week ago

Perjalanan Budaya Keramik Klampok yang Melegenda

Deretan showroom keramik di sepanjang jalan nasional Kecamatan Purwareja Klampok, Banjarnegara, Jawa Tengah, mengalihkan pandangan…

1 week ago

Indonesia Tak Masuk Daftar 75 Negara yang Kena Pembatasan Visa Imigran Trump

Kebijakan yang sempat menghentikan penerbitan immigrant visa bagi warga 75 negara akhirnya dibatalkan hakim federal…

3 weeks ago

Kisah Piping Si Pemburu Ombak

Apa yang dirisaukan para peselancar? Jawabnya pasti, ”Tak ada ombak besar!” Semakin ganas ombak, adrenalin…

4 weeks ago