Seorang pasien Covid-19 di Philadelphia menjadi korban meninggal dunia pertama di kota ini. Dr. Thomas Farley dari Kantor Kesehatan Kota Philadelphia mengatakan pasien tersebut berusia lima puluhan tahun dan mempunyai beberapa masalah kesehatan. Untuk menjaga privasi korban dan keluarganya tidak diungkap detil lainnya.
Walikota Kenney menyampaikan rasa belasungkawanya dan berharap kejadian ini menjadi pengingat tentang bagaimana sangat seriusnya pandemi ini. Seiring makin banyaknya kasus maka akan bertambah pula orang yang meninggal. Di situlah perintah Diam di Rumah sangat penting untuk dilakukan, demikian pungkasnya.
Dr. Farley juga mengungkapkan adanya 93 tambahan kasus yang terkonfirmasi di Philadelphia sehingga total kasus mencapai 342. Beberapa kasus di antaranya melibatkan anggota kepolisian dan pemadam kebakaran kota Philadelphia.
Kantor Walikota juga sudah menerbitkan panduan terbaru bagi warga yang baru saja datang dari New York. Untuk mereka yang baru saja bepergian ke New York dalam 14 hari ke belakang, harus berada di dalam rumah selama 14 hari ke depan.
-Jean Gerardino-
Membincangkan kuliner Nusantara memang tak pernah ada habisnya. Menariknya, kuliner bukan hanya soal rasa, tetapi…
Dalam era globalisasi, jutaan warga Indonesia tersebar di berbagai negara sebagai pelajar, akademisi, profesional, pengusaha,…
Sekitar 237 orang yang menjadi korban penipuan investasi bodong di AS, bisa bernafas sedikit lega.…
Datang ke Amerika Serikat untuk pertama kalinya bukan hanya soal mengejar mimpi. Bagi banyak pendatang…
Komunitas Indonesia di Philadelphia kembali berduka. Nathali, seorang perempuan diaspora Indonesia berusia 72 tahun, meninggal…
"Saya tidak hanya kehilangan uang. Saya kehilangan kepercayaan kepada orang-orang yang saya anggap keluarga." Kalimat…