Detty Kastubi Aziz Donatur Masker Corona dari West Chester, Pennsylvania

Detty Kastubi Aziz, adalah salah satu dari puluhan donatur yang membantu para tenaga medis AS. Wanita kelahiran Jawa Barat ini, menyumbang masker Corona kepada para tenaga medis di Philadelphia. ”Saya baru mampu membuat masker sekitar 50 buah,” tutur Detty sambil menjahit masker di depan mesin jahit di rumahnya di West Chester, Pennsylvania.

 

Ibu dua anak yang bekerja di sebuah lembaga keuangan ini, menyisihkan waktunya hampir setiap hari untuk mengerjakan proyek mulia ini. Menurutnya, proyek itu didapat dari sebuah perkumpulan relawan bernama ‘Sew Face Mask Philadelphia’.

Grup ini membutuhkan sebanyak 4 ribu lebih masker dan kini baru mampu menghasilkan 500 buah. Untuk itu, mereka mengumpulkan orang-orang yang mampu membuat masker, dan mendistribusikannya ke tempat-tempat yang memerlukan.

Maklum, ”Kadang kita bingung mau dikirim ke mana, dan siapa yang memerlukannya,” tuturnya. Masker yang selesai dibuatnya, diberitahukan ke kelompok itu untuk diambil. ”Misalnya minggu ini saya selesai 50 buah, saya telepon mereka untuk segera mengambilnya,” kata Detty.

Keluarga Indra & Detty (pribadi)

Masker buatan Detty, memang bukan sembarangan, karena harus memenuhi beberapa kriteria yang diminta pihak Sew Face Mask Philadelphia. Misalnya, jenis kain yang akan digunakan, dan motifnya harus berbeda untuk membedakan bagian depan dan dalam.

Masker itu harus dicuci, dikeringkan dan dimasukkan ke dalam kantong plastik. ”Talinya pun diupayakan berukuran panjang sehingga bisa digunakan melingkar ke atas kepala. ”Kalau dicantolkan ke kuping, penggunanya kerap sakit di telinga bila lama menggunakannya,” katanya.

Bakatnya soal jahit-menjahit tidak terlepas dari keluarganya. Ibunya, yang kini berusia lebih dari 90-an tahun dikenal sebagai perias dan penyelenggara penganten Sunda. Sejumlah selebritas pernah ditanganinya. Ayahnya seorang pengusaha di bidang perminyakan Indonesia yang cukup dikenal namanya. Sedangkan salah satu kakaknya, Corry Kastubi dikenal sebagai perancang mode dunia yang pernah melalang buana ke seluruh dunia.

Beberapa masker karya Detty Aziz. (pribadi)

Detty, putri bungsu Keluarga Kastubi ini, harus mengikuti suaminya Indra Aziz, kuliah dan menetap di AS, hingga pasangan ini sama-sama bekerja di bidang keuangan.

Detty, yang juga pintar menari Sunda itu, harus mengejar target dengan menjahit bahan-bahan pakaian yang dimilikinya untuk disumbangkan kepada para tenaga medis AS. Sebelumnya, Detty juga pernah menyumbang pakaian anak-anak ke Afrika dan kini tengah mencari partner organisasi nirlaba di Indonesia yang memerlukan bantuan.

Detty mengimbau agar siapapun yang ingin memberikan donasi masker Corona, silakan hubungi Sew Face Mask Philadelphia. ”Anda bisa cari di Facebook,” tutur Detty sambil menjahit di tengah malam. (DP)

.

Recent Posts

Lampion Merah di Museum Benteng Heritage

Oleh: Renville Almatsier Lampion merah bergantungan sepanjang gang sempit yang pendèk sekitar Museum Benteng Heritage…

3 weeks ago

Puasa, Dari Waktu Ke Waktu

Ramadan kali ini, di usiaku yang hampir 60 tahun, mengingatkanku akan perkembangan pemahamanku tentang makna…

3 weeks ago

Update Kasus Ponzi Diaspora Indonesia Senilai $24,5 Juta

Masih ingat kasus ponzi yang pelakunya diaspora dan WNI yang tinggal di New York? Kasus…

3 weeks ago

Prabowo dan AS Capai Komitmen Investasi USD38,4 Miliar

Kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke Amerika Serikat pada Februari 2026 menandai fase baru dalam…

1 month ago

Senior Centers di Indonesia

Menua Itu Soal Tempat, Bukan Sekadar Umur. “Menua bukan hanya proses biologis. Ia sangat dipengaruhi…

1 month ago

SAVE America Act dan Ancaman bagi Pemilih AAPI

Organisasi advokasi pemilih Asian and Pacific Islander American Vote (APIAVote) menyatakan keprihatinan atas lolosnya SAVE…

1 month ago