Penduduk Crown Point, Indiana menyambut sejumlah demonstran yang baru saja melakukan aksi demo damai mendukung BLM, dengan cara unik. Penduduk yang kebanyakan kulit putih itu, berdiri berjajar di sepanjang jalan memandang para demonstran sambil menyandang senjata api.
Situs TMZ mengabarkan, ada yang membawa pistol di pinggang, ada yang membawa senapan laras panjang, bahkan ada yang membawa senapan mesin otomatis. Tidak ada teriakan atau konflik terjadi di antara kedua kelompok itu. Para penduduk itu hanya melotot memandangi para demonstran yang tengah lewat.
Para demonstran itu sebenarnya diminta polisi untuk melintasi jalan setapak itu mengambil mobil-mobil mereka, untuk menghindari kemacetan. ”Polisi mengawal kami selama kami berjalan menuju lapangan parkir,” tutur Cedric Cashetta yang merekam adegan tersebut.
Menurut Cedric, para demonstran dan dirinya berupaya untuk bersikap kalem saja. ”Namun kami merasakan ada dua orang penduduk yang mencoba memancing kami,” katanya. Cedric merasa tidak terancam setelah melakukan aksi protes di Crown Point, Indiana. Seperti diketahui, Indiana adalah negara bagian yang mengizinkan seseorang memiliki senjata api. (DP)
oleh: Nuria Soeharto Setelah tayang perdananya di Forum Papua Barat, di Auckland, Selandia Baru, pada…
Bagi ratusan ribu imigran muda yang dikenal sebagai Dreamers, Amerika selama bertahun-tahun terasa seperti rumah,…
Washington D.C. - On Monday, May 4th at the National Press Club, journalists, reporters, and…
On Friday, May 8th, at Xfinity Live! Casino & Hotel, business leaders, community members, and…
On Wednesday, May 6th, at Ballers Philadelphia, a social sports club in Fishtown, tech entrepreneurs…
Ketika banyak kota tuan rumah FIFA World Cup 2026 mulai menaikkan tarif transportasi umum demi…