Penduduk Crown Point, Indiana menyambut sejumlah demonstran yang baru saja melakukan aksi demo damai mendukung BLM, dengan cara unik. Penduduk yang kebanyakan kulit putih itu, berdiri berjajar di sepanjang jalan memandang para demonstran sambil menyandang senjata api.
Situs TMZ mengabarkan, ada yang membawa pistol di pinggang, ada yang membawa senapan laras panjang, bahkan ada yang membawa senapan mesin otomatis. Tidak ada teriakan atau konflik terjadi di antara kedua kelompok itu. Para penduduk itu hanya melotot memandangi para demonstran yang tengah lewat.
Para demonstran itu sebenarnya diminta polisi untuk melintasi jalan setapak itu mengambil mobil-mobil mereka, untuk menghindari kemacetan. ”Polisi mengawal kami selama kami berjalan menuju lapangan parkir,” tutur Cedric Cashetta yang merekam adegan tersebut.
Menurut Cedric, para demonstran dan dirinya berupaya untuk bersikap kalem saja. ”Namun kami merasakan ada dua orang penduduk yang mencoba memancing kami,” katanya. Cedric merasa tidak terancam setelah melakukan aksi protes di Crown Point, Indiana. Seperti diketahui, Indiana adalah negara bagian yang mengizinkan seseorang memiliki senjata api. (DP)
Empat puluh hari setelah kepergian komposer dan pencipta lagu legendaris Indonesia, James Freddy Sundah, sebuah…
Membincangkan kuliner Nusantara memang tak pernah ada habisnya. Menariknya, kuliner bukan hanya soal rasa, tetapi…
Dalam era globalisasi, jutaan warga Indonesia tersebar di berbagai negara sebagai pelajar, akademisi, profesional, pengusaha,…
Sekitar 237 orang yang menjadi korban penipuan investasi bodong di AS, bisa bernafas sedikit lega.…
Datang ke Amerika Serikat untuk pertama kalinya bukan hanya soal mengejar mimpi. Bagi banyak pendatang…
Komunitas Indonesia di Philadelphia kembali berduka. Nathali, seorang perempuan diaspora Indonesia berusia 72 tahun, meninggal…