Diskusi ketiga untuk memperingati Hari Ulang Tahun TEMPO ke-50 berlangsung hari Rabu 17 Februari 2021. Para narasumber utama yaitu : Putu Widjaja, Martin Aleida, Leila S. Chudori dan Malela Mahargasari memberikan ulasan dan buah pikiran serta pengalamannya selama berkarya di TEMPO.
Ada juga pemaparan tentang Teater Utan Kayu dan Komunitas Salihara yang tidak terlepas dari jasa dan nama besar TEMPO. ”Komunitas Salihara dibentuk atas prakarsa Mas Goenawan Mohamad untuk kegiatan seni di Indonesia,” tutur Malela S. Mahargasari, yang pernah menjadi Pemimpin Redaksi Koran TEMPO.
Sementara itu, Putu Widjaja bercerita tentang pementasan Teater Mandiri di New York, AS, tahun 1985. Juga penuturan Martin Aleida di Mahkamah International di Den Haag, dan Leila S. Chudori tentang sinetron berseri ”Dunia Tanpa Koma” dan lainnya.
Rekaman video pertemuan tersebut, bisa anda saksikan di bagian atas di halaman ini. (DP)
Diplomasi modern tidak lagi sekadar soal perundingan antarnegara atau penandatanganan perjanjian internasional. Di era yang…
Seorang teman menangis tergugu. Pernikahan putra satu-satunya batal. Sekilas, penyebabnya tampak sederhana. Calon pengantin perempuan…
Lahir dari ayah Amerika dan ibu Panama, Nick Swyter tumbuh besar di Jakarta, menjelajahi jalan-jalan…
Empat puluh hari setelah kepergian komposer dan pencipta lagu legendaris Indonesia, James Freddy Sundah, sebuah…
Membincangkan kuliner Nusantara memang tak pernah ada habisnya. Menariknya, kuliner bukan hanya soal rasa, tetapi…
Dalam era globalisasi, jutaan warga Indonesia tersebar di berbagai negara sebagai pelajar, akademisi, profesional, pengusaha,…
View Comments
Thank you for your sharing. I am worried that I lack creative ideas. It is your article that makes me full of hope. Thank you. But, I have a question, can you help me?