Perjalanan Majalah Berita Mingguan TEMPO yang lahir 6 Maret 1971, dipaparkan para pelaku sejarah. Goenawan Mohamad, Haryoko Trisnadi, Usamah Said, Christianto Wibisono dan Renville Almatsir menuturkan pengalaman mereka saat membangun majalah yang berusia 50 tahun pada 6 Maret 2021.
TEMPO yang terbit dengan gambar utama Pemain Bulutangkis Minarni itu, hadir dengan modal pertama Rp 18 juta, ditambah dengan membeli perlengkapan lain, termasuk mesin ketik IBM, maka modal total mencapai Rp 20 juta. Plus modal pinjaman untuk cadangan yang bisa digunakan dalam operasional TEMPO.
Haryoko Trisnadi dari Majalah Jaya duduk sebagai Pemimpin perusahaan, dan Goenawan Mohamad sebagai Pemimpin Redaksi menjalankan TEMPO yang akhirnya melejit namanya. Hingga mampu membeli 50% saham membeli sebuah gedung bertingkat di Kuningan, Jakarta, lokasi segitiga emas Jakarta, sebelum berhasil mendirikan gedung sendiri di Palmerah Barat, Jakarta.
Dalam kesempatan itu, Goenawan Mohamad menjawab seluruh pertanyaan hadirin yang jumlahnya hampir 50 orang. Sejumlah mantan wartawan TEMPO hadir bersama para pembaca setia lainnya. Acara yang dimulai pukul 19.00 WIB itu, berlangsung selama 3 jam, diisi dengan guyonan dan pengalaman para wartawan. Termasuk Seiichi Okawa, koresponden TEMPO di Tokyo.
Dan, Bambang Harymurti, satu-satunya wartawan calon antariksawan Indonesia yang akan ikut terbang bersama Pratiwi Sudarmono dan Rizman Nugraha serta Taufik. Sayang misinya membawa satelit Palapa ke luar angkasa dibatalkan, setelah pesawat ulang-alik Challenger meledak dalam misi sebelumnya.
Bagaimana TEMPO menghadapi gempuran teknologi dan media sosial dewasa ini. Ikuti bincang-bincang dalam rekaman video di atas. Untuk acara berikutnya, Indonesianlantern.com akan menggelar bincang santai dengan Putu Wijaya, Leila S. Chudori, Martin Aleida dan S. Malela Mahargasarie untuk mengikuti perjalanan Seni dan Teater TEMPO: Teater Mandiri, Broadway, Teater Utan Kayu dan Salihara yang dijadualkan berlangsung Rabu 17 Februari 2021 pukul 20.00 WIB. (DP).
Diplomasi modern tidak lagi sekadar soal perundingan antarnegara atau penandatanganan perjanjian internasional. Di era yang…
Seorang teman menangis tergugu. Pernikahan putra satu-satunya batal. Sekilas, penyebabnya tampak sederhana. Calon pengantin perempuan…
Lahir dari ayah Amerika dan ibu Panama, Nick Swyter tumbuh besar di Jakarta, menjelajahi jalan-jalan…
Empat puluh hari setelah kepergian komposer dan pencipta lagu legendaris Indonesia, James Freddy Sundah, sebuah…
Membincangkan kuliner Nusantara memang tak pernah ada habisnya. Menariknya, kuliner bukan hanya soal rasa, tetapi…
Dalam era globalisasi, jutaan warga Indonesia tersebar di berbagai negara sebagai pelajar, akademisi, profesional, pengusaha,…
View Comments
Your article helped me a lot, is there any more related content? Thanks!