Categories: CommunityDiaspora

Christina Yuna Lee Tewas Sia-sia dengan 40 Tusukan di New York

Christina Yuna Lee, seorang diaspora Korea berusia 35 tahun terbunuh dengan 40 tusukan di tubuhnya oleh Assamad Nash (25). Tunawisma ini menguntit dan mendorong tubuh korban saat membuka pintu apartemen yang dihuninya di lingkungan Chinatown, Manhattan New York, Minggu pukul 4.20 pagi, 13 Februari 2022.

New York Times melaporkan, rekaman video CCTV memperlihatkan Lee sedang memasuki gedung apartemennya sekitar pukul 4.20 pagi, ketika seorang pria yang menguntitnya menahan pintu agar tetap terbuka saat pintu itu menutup di belakang Lee. Pria ini kemudian mengikuti Lee hingga ke lantai enam tempat apartemen Lee berada.

Saat Lee tiba di apartemennya dan membuka pintu, pria ini berlari ke arahnya dan mendorong Lee masuk. Lee langsung berteriak minta tolong dan didengar tetangganya yang langsung menelepon 911. Lima menit kemudian petugas polisi tiba namun tidak bisa masuk ke dalam apartemen Lee. Tidak jelas kenapa polisi tidak berupaya mendobrak unit apartemen Lee saat itu.

Dari dalam unit apartemen Lee terdengar suara seseorang yang menirukan suara wanita dan berkata mereka baik-baik saja dan tidak membutuhkan bantuan polisi. Petugas polisi akhirnya mendobrak pintu apartemen Lee sekitar satu jam kemudian dan mendapati Lee tak bernyawa dalam keadaan setengah bugil bermandi darah di dalam kamar mandi akibat 40 tikaman.

New York Police Department sejauh ini belum mengeluarkan pernyataan mengapa petugas menunggu lebih dari satu jam untuk mendobrak unit apartemen Lee yang berteriak minta tolong dan didengar tetangganya.

Christina Yuna Lee alumni Rutgers University New Jersey, berprofesi sebagai Senior Creative Producer dan baru satu tahun pindah ke New York dari New Jersey. (Mata Independen)

.

View Comments

  • Can you be more specific about the content of your article? After reading it, I still have some doubts. Hope you can help me.

  • I don't think the title of your article matches the content lol. Just kidding, mainly because I had some doubts after reading the article.

Recent Posts

Ribuan Pencari Suaka di New York Terancam Dideportasi Tanpa Sidang

Lebih dari 10.000 pencari suaka di New York berisiko dideportasi pada tahun 2025 tanpa pernah…

8 hours ago

Kuliner yang Paling Dirindukan Para Diaspora

Indonesia terkenal sebagai surga kuliner. Mau apa saja, tinggal jalan sedikit sudah tersedia yang kita…

3 weeks ago

Warga AAPI Khawatir terhadap Iklim Politik Amerika Serikat

Isu biaya hidup, inflasi, dan imigrasi kerap mendominasi pemberitaan media di Amerika Serikat. Di tengah…

4 weeks ago

AAPI Adults Voice Growing Concern Over U.S. Political Climate

Cost of living, inflation, and immigration: buzzwords that encapsulate the main topic of news outlets.…

4 weeks ago

Tarik-Ulur Penetapan Status Bencana Nasional

Sabtu, 6 Desember 2025, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sedikitnya 916 orang meninggal dunia,…

4 weeks ago

Malam Ketika Riyan Bercerita

Pada 22 November 2025, di sebuah ruangan di Asian Arts Initiative, Philadelphia, Riyan Pondaga akhirnya…

1 month ago