180 Pemusik Gelar Konser Musik Klasik di Taman Monas Jakarta, Minggu Lalu

Hampir 200 ribu penonton memadati kawasan Taman Monumen Nasional Jakarta, Minggu lalu. Mereka tampak menikmati lagu-lagu klasik yang dimainkan oleh 180 pemusik orkestra dari atas panggung selama hampir 5 jam. Bahkan, ketika lagu ‘Radetzky Mars’  dimainkan, penonton ikut bertepuk-tepuk tangan mengikuti irama lagu karya komposer kondang Johann Strauss Sr.

Itulah suasana pagelaran konser Musik Akbar Monas 2022 yang digelar sejak pukul 18.30 hingga pukul 23.00. Tujuannya, untuk melayani masyarakat pecinta musik klasik di Jakarta. 

‘’Pada tahun 2019, kami pernah menggelar konser serupa, ternyata yang hadir mencapai 23 ribu orang,’’ tutur Stephen Tong, pemrakarsa konser ini dalam wawancaranya di Youtube. ‘’Karena itu saya berusaha agar konser seperti ini digelar setiap tahun untuk memenuhi kebutuhan lagu-lagu klasik warga Jakarta,’’ tuturnya. 

Dengan dana sekitar Rp 3 miliar, Stephen Tong pun berinisiatif menggelar konser musik klasik tahun 2022 ini. Tiga kelompok musik yang didirikannya – Jakarta Simfonia Orchestra dan Jakarta Oratorio Society didukung Aula Simfonia Jakarta – dilibatkan untuk membawakan lagu-lagu klasik karya komposer kondang. Di antaranya Beethoven, Haydn, Tchaikovsky, Mozart serta Johann Strauss I. ‘’Sejumlah komposer Indonesia di luar negeri diundang untuk memimpin konser ini. Tidak mudah memang,’’ sambung Stephen Tong.

Pagelaran diawali dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dan lagu-lagu Indonesia lain. Di antaranya Bangun Pemuda Pemudi, Mars Pancasila dan lainnya. Memang, mereka tidak menampilkan lagu-lagu pop Indonesia atau dang-dut, karena konser ini dimaksudkan untuk memuaskan penggemar lagu-lagu klasik. 

 

Karena itu, lagu-lagu klasik dunia seperti The Symphony No 9 ‘’From the New World’’ karya Antonin Dvorak, juga ‘Radetzky Mars’ karya Johann Strauss I yang sudah tak asing lagi di telinga penggemar musik klasik dimainkan. Untuk mengusir rasa bosan, para pemusik menampilkan lagu ‘Mambo’ karya Leonard Bernstein, komposer A, yang nadanya dinamis.

Pejabat Gubernur DKI Jaya Heru Budi Hartono menyambut baik kehadiran Konser Akbar Monas tahun 2022. ‘’Semoga dapat menjadi momentum kebangkitan Jakarta sebagai salah satu kota di dunia yang dikenal karena pecinta musik klasiknya,” katanya. Sementara itu, Muhammad Isa Sanuri, Kepala Unit Pengelola Kawasan Monas menuturkan jumlah penonton sekitar 190 ribu orang. “Biasanya pengunjung di kawasan itu cuma 60 ribu orang sehari,’’ kata Muhammad Isa Sanuri seperti dikutip Tribun News. (DP)

 

.

View Comments

Recent Posts

Update Kasus Ponzi Diaspora Indonesia Senilai $24,5 Juta

Masih ingat kasus ponzi yang pelakunya diaspora dan WNI yang tinggal di New York? Kasus…

3 days ago

Prabowo dan AS Capai Komitmen Investasi USD38,4 Miliar

Kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke Amerika Serikat pada Februari 2026 menandai fase baru dalam…

2 weeks ago

Senior Centers di Indonesia

Menua Itu Soal Tempat, Bukan Sekadar Umur. “Menua bukan hanya proses biologis. Ia sangat dipengaruhi…

2 weeks ago

SAVE America Act dan Ancaman bagi Pemilih AAPI

Organisasi advokasi pemilih Asian and Pacific Islander American Vote (APIAVote) menyatakan keprihatinan atas lolosnya SAVE…

3 weeks ago

Global Citizenship Indonesia (GCI) Sepi Peminat

Banyak nada pesimis dan rasanya jauh panggang dari api! Bagaimana tidak, sejak Golden Visa Indonesia…

1 month ago

ICE dan Kewenangannya: Bisa Tahan Warga AS?

Immigration and Customs Enforcement (ICE) kembali menjadi sorotan publik. Lembaga federal yang selama bertahun-tahun dikenal…

2 months ago