Debora Sentosa ‘Arek Suroboyo’ Bergelar Master Business dan Berbicara 4 Bahasa

Tamu kita kali ini adalah Debora Sentosa, ‘Arek Suroboyo’ yang baru saja menyabet gelar Master di Temple University, Philadelphia. Bidang studinya tidak main-main: Business Entrepreneurship and Innovation Management.

Tak hanya itu. Di Temple University, wanita kelahiran Surabaya ini juga menjabat sebagai Dual Bachelor’s Master’s Ambassador Degree, dan pembimbing para mahasiswa baru yang akan menempuh pendidikan di Temple University. ‘’Membantu mereka bila mempunyai pertanyaan dan keperluan lain,’’ tutur Debora yang aktif dalam berbagai kegiatan kampus seperti Temple consulting club, Women’s club dan Fox Graduate Business. 

Kegiatan itu tampaknya sesuai dengan kemampuan Debora yang menguasai tiga bahasa dan satu bahasa asal. Yaitu, Inggris, China dan Indonesia serta Jawa. ‘’Kuliah di Temple University mendorong saya untuk berkembang secara profesional, juga diskusi di kelas dan kampus,’’ sambung Debora yang menyabet gelar S1 di Taiwan.

Debora bersama mahasiswa Taiwan di Temple University (koleksi pribadi)

Dalam rekaman wawancara ini, cewek yang nama lengkapnya Debora Adriani Sentosa juga memperlihatkan tempat-tempat menarik di Temple University, dan kegiatan lain yang bermanfaat bagi para mahasiswa dan warga Indonesia umumnya. (Liputan & Video: Nahrul Ulum & Aldino Anton/DP).

LinkedIn: Debora Sentosa

Instagram: Debora _Sentosa

Facebook: Debora Andriani Sentosa

See more & lets connect with us:

Website: https://Indonesianlantern.com

Instagram: https://www.instagram.com/indonesian

Facebook: https://www.facebook.com/indonesianlantern.com

Twitter: https://twitter.com/Indolantern

.

Recent Posts

Indonesia Tak Masuk Daftar 75 Negara yang Kena Pembatasan Visa Imigran Trump

Kebijakan yang sempat menghentikan penerbitan immigrant visa bagi warga 75 negara akhirnya dibatalkan hakim federal…

1 week ago

Kisah Piping Si Pemburu Ombak

Apa yang dirisaukan para peselancar? Jawabnya pasti, ”Tak ada ombak besar!” Semakin ganas ombak, adrenalin…

2 weeks ago

Perempuan dan Masa Depan Diplomasi

Diplomasi modern tidak lagi sekadar soal perundingan antarnegara atau penandatanganan perjanjian internasional. Di era yang…

2 months ago

Wajar Bukan Berarti Benar

Seorang teman menangis tergugu. Pernikahan putra satu-satunya batal. Sekilas, penyebabnya tampak sederhana. Calon pengantin perempuan…

2 months ago

Anak Jaksel Berkarier di The New York Times

Lahir dari ayah Amerika dan ibu Panama, Nick Swyter tumbuh besar di Jakarta, menjelajahi jalan-jalan…

2 months ago

40 Hari Mengenang James F. Sundah, Beasiswa Riset Hak Cipta Diluncurkan

Empat puluh hari setelah kepergian komposer dan pencipta lagu legendaris Indonesia, James Freddy Sundah, sebuah…

3 months ago