Warga Philadelphia Diminta Minum Air Botol Akibat Pencemaran Sungai Delaware

Perusahaan Air Minum Philadelphia mengeluarkan imbauan agar warga setempat – termasuk Diaspora Indonesia – untuk mengkonsumsi air mineral dalam botol hingga akhir Hari Minggu ini. Imbauan itu dikeluarkan, setelah terjadi tumpahan bahan kimia ke Sungai Delaware yang ada di Bucks County, Jumat malam. 

‘’Meskipun tidak ditemukan kontaminasi dalam sistem air minum Philadelphia, namun kami tidak menjamin sepenuhnya tidak ada bahan kimia di saluran air minum sepanjang hari Minggu ini,’’ tutur Mike Carroll, deputy managing direktur Kantor Transportasi dan Infrastruktur setempat.

Perusahaan Air Minum Philadelphia telah menutup saluran air  minum Baxter di Sungai Delaware, setelah 8 ribu galon cairan kimia latex tumpah ke dalam sungai kecil di Wilayah Bristol. Saluran air itu dibuka kembali sekitar pukul 12.15 hingga 5 pagi untuk menjaga debit air. ‘’Untuk mencegah kerusakan peralatan di sana dan menjaga asupan kebutuhan air,’ lanjut Carroll.

Tumpahan bahan kimia berasal dari Pabrik Kimia Trinseo di Bristol yang memproduksi bahan Latex. Sekitar 12 ribu galon, atau lebih dari 30 ribu liter cairan berbahaya itu meluap ke Sungai Delaware yang menjadi sumber utama air minum Philadelphia. 

Meski begitu, menurut pihak Perusahaan Trinseo, tumpahan itu tidak berbahaya. ‘’Seperti bahan akrilik dalam cat di dinding rumah anda. Cairan seperti air dan tidak berbahaya,’’ kata Tim Thomas Senior Vice President Trinseo menjamin keamanan kepada Stasiun Televisi 6 ABC.

Penduduk Bristol Borough, Bristol Township dan Bensalem Township diminta menghubungi perusahaan air setempat untuk pertanyaan selanjutnya. ‘’Sejauh ini tidak ada keluhan dari penduduk setempat,’’ tutur Mike Carroll.

Sementara itu, beberapa anggota Diaspora Indonesia yang tinggal di kawasan Bristol dan sekitarnya tidak merasakan dampaknya. Bahkan seorang di antaranya mengaku ”Saya baru tahu dari Indonesianlantern.com.  Belum ada percakapan dari dalam keluarga,” tutur Pak Djono salah satu sesepuh Garuda Pennsyilvania. (DP)

 

.

Recent Posts

Diaspora Global Summit 2: Dari Brain Drain Menuju Brain Gain

Dalam era globalisasi, jutaan warga Indonesia tersebar di berbagai negara sebagai pelajar, akademisi, profesional, pengusaha,…

4 days ago

Dari Nol di Negeri Orang: Pelajaran Hidup dari Berbagai Pekerjaan di Amerika

Datang ke Amerika Serikat untuk pertama kalinya bukan hanya soal mengejar mimpi. Bagi banyak pendatang…

1 week ago

Diaspora Indonesia Tewas Ditabrak Pengemudi yang Menerobos Lampu Merah

Komunitas Indonesia di Philadelphia kembali berduka. Nathali, seorang perempuan diaspora Indonesia berusia 72 tahun, meninggal…

2 weeks ago

Pesta Babi, Pembelajaran Demokrasi Kita

oleh: Nuria Soeharto Setelah tayang perdananya di Forum Papua Barat, di Auckland, Selandia Baru, pada…

3 weeks ago