Home > 2016 > September

Program ‘Kartu Hijau’ DV-2018: Online Registration

DV-2018 Program: Online Registration DV-2018 Program: Online registration for the DV-2018 Program begins on Tuesday, October 4, 2016 at 12:00 noon, Eastern Daylight Time (EDT) (GMT-4), and concludes on Monday, November 7, 2016 at 12:00 noon, Eastern Standard Time (EST) (GMT-4). DV-2018 Program Instructions The English version of the DV-2018 Program Instructions in PDF format are

Read More

Benjamin Holst, pengemis profesional asal Jerman diusir dari Kuta Bali

Benjamin Holst, seorang gelandangan yang menjadi pengemis di Bali diekstradisi pulang ke Jerman, negara asalnya. Laman worldofbuzz.com mengabarkan Rabu (28/9/2016), lelaki yang biasa mangkal di salah satu lampu lalu lintas di Kuta, Bali itu, ternyata menghabiskan hasil minta-mintanya di sebuah bar di Kuta. Dalam akun Facebooknya, Benjamin Holst tampak diapit dua perempuan malam. ‘’Pukul

Read More

Kolonel Eugene Caughey bunuh diri karena malu terlibat kasus perkosaan

Kolonel Udara Eugene Caughey, ditemukan tewas bunuh diri di kediamannya di Colorado Springs, Ahad lalu.  Kantor berita Associated Press mengabarkan Selasa (27/9/2016), belum jelas bagaimana Kolonel Eugene mengakhiri hidupnya. Tapi, perwira tinggi berusia 46 tahun itu bunuh diri karena malu setelah diberhentikan dari satuannya Juni 2015 karena dituduh melakukan perkosaan. Dalam persidangan

Read More

Perempuan Iran protes atas fatwa yang melarang kaum hawa bersepeda

Sejumlah perempuan Iran ramai-ramai mengendarai sepeda melakukan protes terhadap fatwa Ayatollah Ali Khamenei yang melarang kaum hawa bersepeda. Deutsche Welle mengabarkan Jumat (23/9/2016), fatwa yang dikeluarkan Ali Khamenei itu menyebutkan, ‘’Mengendarai sepeda acapkali menarik perhatian kaum pria dan mencerminkan komunitas pada perilaku korupsi, dan bertentangan dengan kesucian kaum perempuan,’’ bunyi fatwa

Read More

Abdul Fatah dan Sorihin, dua nelayan Indonesia, korban perdagangan manusia gugat Pemilik Kapal San Francisco

Abdul Fatah dan Sorihin, dua nelayan Indonesia menggugat Thoai Van Nguyen, pemilik kapal AS karena mempekerjakan mereka seperti budak. Associated Press mengabarkan, gugatan itu diajukan di Pengadilan San Francisco, Kamis (22/9/2016). Dalam surat gugatannya, warga Indonesia itu mengungkapkan, mereka dikontrak bekerja di dua kapal penangkap ikan tuna AS selama dua tahun,

Read More