Mulai Juli nanti, London melarang pemasangan iklan yang memamerkan bentuk tubuh sensual di dinding dan badan bis kota serta angkutan umum lainnya.
CNN melaporkan Selasa (14/6/2016), larangan itu dikeluarkan berdasar perintah Sadiq Khan, Walikota London yang baru terpilih bulan lalu. Menurut Sadiq, semua iklan di jaringan angkutan umum, cenderung memamerkan tubuh wanita, terutama kaum muda. “Sebagai ayah dua putri remaja saya benar-benar risi melihat iklan seperti itu. Khususnya kaum wanita sehingga mereka dipermalukan oleh tubuhnya sendiri. Hal ini harus diakhiri,” kata Khan.
Perintah Walikota Sadiq Khan itu, tampaknya sejalan dengan tuntutan yang digelar tahun lalu. Ratusan warga London melakukan protes terhadap pihak Otoritas Periklanan Inggris. Mereka menggugat sebuah iklan bergambar wanita berbikini dengan keterangan: “Apakah tubuh Anda sudah siap ke pantai?”
Berdasar peraturan baru itu, 12 ribu iklan seronok yang tersebar di seluruh stasiun bawah tanah, kereta, bis dan angkutan umum akan diturunkan. Penghasilan Badan Transportasi London, TfL, yang mengurusi iklan itu, yang diperkirakan sebesar US$1,2 miliar dalam delapan tahun ke depan bakal terganggu.
Namun hal itu tampaknya tak mengganggu Graeme Craig. Direktur TfL ini mengakui bahwa iklan di tempat umum sulit dikendalikan. “Memang para pejalan kaki tidak bisa mematikan televisi atau melipat koran berisi gambar seronok, seperti di rumah,” kata Graeme Craig. DP
Banyak nada pesimis dan rasanya jauh panggang dari api! Bagaimana tidak, sejak Golden Visa Indonesia…
Immigration and Customs Enforcement (ICE) kembali menjadi sorotan publik. Lembaga federal yang selama bertahun-tahun dikenal…
Pemerintah Amerika Serikat secara resmi mengumumkan penghentian sementara pemrosesan visa imigran untuk warga dari 75…
Lebih dari 10.000 pencari suaka di New York berisiko dideportasi pada tahun 2025 tanpa pernah…
Isu biaya hidup, inflasi, dan imigrasi kerap mendominasi pemberitaan media di Amerika Serikat. Di tengah…