Categories: Uncategorized

Puluhan marinir AS terlibat penyiksaan dan pembunuhan calon marinir Muslim

Sebanyak 20 anggota marinir AS bakal dijatuhi hukuman dan sanksi administratif karena terlibat penyiksaan terhadap calon marinir beragama Muslim.

The Guardian melaporkan Rabu (14/9/2016), mereka yang ditunjuk sebagai pelatih itu, juga dianggap bertanggung jawab atas kematian Raheel Siddiqui. Calon marinir asal Michigan itu bunuh diri dengan cara terjun dari bangunan tingkat tinggi, Maret lalu. Tak cuma itu. Seorang di antara marinir itu kedapatan menyuruh seorang calon marinir masuk ke dalam mesin pengering karena tidak mengaku terlibat dalam ‘Peristiwa tragis 11 September 2001’’.

Investigasi yang diungkap stasiun televisi ABC News mengungkapkan bahwa marinir kejam itu saat itu mabuk berat. Dengan mulut bau alkohol, marinir yang tak disebut namanya itu membangunkan korban malam hari, dan memerintahkan mandi. Usai mandi, korban diminta masuk ke mesin pengering sebelum diminta tidur lagi. ‘’Leher dan pundaknya terlihat bekas luka bakar terkena panas mesin pengering,’’ bunyi penyidikan tersebut.

Lain lagi cerita Raheel Siddiqui. Sebelum bunuh diri, calon marinir yang ingin menjadi anggota FBI itu sempat ditampar dan menjalani siksaan dan dihujani kata-kata tak senonoh anti-Islam.

Kasus pelecehan anti-Muslim itu terjadi di tiga peleton di Batalyon ke-3 Parris Island, South Carolina. Dewan Hubungan Amerika Islam cabang Michigan, meminta Departemen Kehakiman AS untuk menyelidiki kematian Raheel Siddiqui.

‘’Kasus serius ini sudah sampai ke tingkat hak-hak asasi manusia di Departemen Kehakiman,’’ kata Dawud Walid, direktur eksekutif CAIR-MI, badan sosial itu. Sejumlah anggota marinir yang terlibat mulai didengar keterangannya oleh jajaran Marinir AS, dalam pekan mendatang.

IL

Recent Posts

Update Kasus Ponzi Diaspora Indonesia Senilai $24,5 Juta

Masih ingat kasus ponzi yang pelakunya diaspora dan WNI yang tinggal di New York? Kasus…

3 days ago

Prabowo dan AS Capai Komitmen Investasi USD38,4 Miliar

Kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke Amerika Serikat pada Februari 2026 menandai fase baru dalam…

2 weeks ago

Senior Centers di Indonesia

Menua Itu Soal Tempat, Bukan Sekadar Umur. “Menua bukan hanya proses biologis. Ia sangat dipengaruhi…

2 weeks ago

SAVE America Act dan Ancaman bagi Pemilih AAPI

Organisasi advokasi pemilih Asian and Pacific Islander American Vote (APIAVote) menyatakan keprihatinan atas lolosnya SAVE…

3 weeks ago

Global Citizenship Indonesia (GCI) Sepi Peminat

Banyak nada pesimis dan rasanya jauh panggang dari api! Bagaimana tidak, sejak Golden Visa Indonesia…

1 month ago

ICE dan Kewenangannya: Bisa Tahan Warga AS?

Immigration and Customs Enforcement (ICE) kembali menjadi sorotan publik. Lembaga federal yang selama bertahun-tahun dikenal…

2 months ago