Penyanyi dan pengarang lagu Bob Dylan meraih hadiah Nobel Kesusasteraan. Hadiah bergengsi internasional itu diberikan atas ‘’Karya-karyanya yang puitis di antara lagu-lagu tradisional Amerika’’ bunyi pernyataan resmi Swedish Academy.
Pengumuman yang dipublikasikan di Stockholm, Swedia Kamis 13 Oktober 2016 itu cukup mengejutkan, karena karya Bob Dylan dianggap tidak memenuhi persyaratan penerima hadiah Nobel. Antara lain karena tidak sesuai dengan karya sastra tradisional yang terdiri dari novel, puisi dan cerita pendek seperti yang dikenal selama ini. ‘’Liriknya cukup indah dan berisi keprihatinan yang abadi. Sementara beberapa karya puisi lainnya terlihat lebih berpengaruh,’’ tutur Bill Wyman dalam esainya di New York Times, 2013.
Bob Dylan yang kini berusia 75 tahun, lahir di Duluth, Minnesota, AS. Penyanyi bernama asli Robert Allen Zimmerman adalah penulis lagu yang banyak berpengaruh selama 50 tahun. Sejumlah lagu ciptaannya dikenal di tahun 1960-an dan meraih sukses dunia. Di antara lagu-lagunya yang terkenal adalah ‘Blowin in the Wind dan ‘The Times The Are a-Changin’ menjadi tema lagu dalam peringatan hak-hak dan gerakan anti perang.
Hadiah Nobel Sastra itu, akan diterimanya 20 Desember 2016 di di Stockholm, Swedia. (DP)
Oleh: Renville Almatsier Lampion merah bergantungan sepanjang gang sempit yang pendèk sekitar Museum Benteng Heritage…
Ramadan kali ini, di usiaku yang hampir 60 tahun, mengingatkanku akan perkembangan pemahamanku tentang makna…
Masih ingat kasus ponzi yang pelakunya diaspora dan WNI yang tinggal di New York? Kasus…
Menua Itu Soal Tempat, Bukan Sekadar Umur. “Menua bukan hanya proses biologis. Ia sangat dipengaruhi…
Organisasi advokasi pemilih Asian and Pacific Islander American Vote (APIAVote) menyatakan keprihatinan atas lolosnya SAVE…