Categories: Uncategorized

Ratusan ibu dan bocah Dibebaskan dari Tahanan Imigrasi Texas

Lebih dari 400 ibu dan anak-anak dilepaskan dari dua fasilitas tahanan imigrasi di Texas, karena kedua pusat tahanan itu tidak memiliki fasilitas untuk anak-anak, sesuai dengan hukum Texas.

Seperti diberitakan Los Angeles Times Selasa (6/12/2016), ke-400 para ibu dan anak-anak itu baru saja dipindahkan dari tahanan imigrasi San Antonio ke dua fasilitas di Texas. Yakni, Karnes County Recidential Center di Karnes City dan South Texas Family Residential Center di Diley. ‘’Mereka dilepaskan secara buru-buru,’’ tutur Amy Fischer, direktur Pusat Pendidikan dan Layanan Hukum Imigran dan Pengungsi, RAICES.

Menurut RAICES, pelepasan tahanan imigran kali ini, merupakan jumlah terbesar dari kedua fasilitas tahanan tersefbut. ‘’Kami belum mendapatkan informasi kenapa dilepas,’’ tutur Amy Fischer. Namun hal ini terjadi karena tahun lalu, hakim federal menetapkan bahwa kedua fasilitas tahanan tersebut harus memiliki fasilias untuk anak-anak.

Suasana di dalam fasilitas tahanan Imigrasi Texas (NPR.org)

Bila tidak disediakan, maka para tahanan harus dilepas. ‘’Departemen kehakiman tidak bisa menerbitkan surat operasional tanpa mengecek fasilitas yang ada di kedua fasilitas tersebut,’’ kata Hakim Karin Crump yang menangani kasus ini.

Apalagi, menurut Los Angeles Times, seorang imigran perempuan yang ikut dibebaskan, menderita infeksi di kakinya sehingga terpaksa dirawat di rumah sakit terdekat.

Tahanan imigrasi Karnes maupun Diley memang tidak memiliki fasilitas bagi para bocah. Kantor Imigrasi, ICE bersama sejumlah perusahaan asing mengoperasikan fasilitas tersebut asal-asalan saja. Mereka hanya memikirkan bahwa kedua fasilitas itu bisa memuat para ibu dan anak-anak dari Amerika Tengah yang masuk ke AS tanpa dokumen pada 2014. Jurubicara ICE, Carl Rusnok menegaskan bahwa pihaknya tidak terganggu dengan kasus ini. ‘’Kami tetap menjalankan kegiatan seperti biasa,’’ katanya singkat. (DP).

IL

Recent Posts

Gratis! Rasakan Sensasi Menunggang Naga di Philadelphia

Ingin merasakan sensasi terbang di atas punggung naga seperti dalam film How to Train Your…

12 hours ago

Pilu Siswi Korban Rudapaksa di Banyumas, Sempat Dikeluarkan dari Sekolah

Panggil saja ia Kembang. Gadis belia asal Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, itu menyimpan…

1 week ago

Bisnis Pernikahan Palsu di AS: Bayar $100 Ribu demi Green Card

Lebih dari 1.000 pernikahan diduga direkayasa dalam jaringan penipuan imigrasi lintas negara. Dari pesta pernikahan,…

1 week ago

Kegiatan Kereta Kencana di Taman Central Park New York Dihentikan tahun 2028

Kegiatan Kereta kencana yang membawa turis berkeliling di Time Square Garden, New York akan berhenti…

2 weeks ago

Tergiur Kerja di AS, Sejumlah WNI Diduga Tertipu Rp2,8 Miliar

Di tengah tekanan ekonomi dan sulitnya mendapatkan pekerjaan dengan penghasilan layak di Indonesia, impian bekerja…

3 weeks ago