Categories: Uncategorized

Joanna Palani, pejuang perempuan Denmark yang dihargai 1 juta oleh ISIS

Copenhagen — Kelompok militan ISIS menawarkan hadiah sebesar $ 1 juta (sekitar Rp 130 miliar) bagi siapapun yang mampu membunuh Joanna Palani.

The Independent mengabarkan Senin (19/12/2016), sayembara itu dikeluarkan ISIS, lewat beberapa akun media sosial dan ”Diterbitkan dalam berbagai bahasa,’’ bunyi laporan Al-Arabiya. Joanna Palani diburu militan ISIS karena dia adalah perempuan berdarah Kurdi yang ikut berjuang bersama Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG) di Utara Suriah dan Angkatan bersenjata Permesga di Iran.

Yang mengherankan, Joanna Palani kini ditahan Pemerintah Denmark karena melanggar larangan bepergian ke luar negeri yang diterapkan tahun 2015. Dan, bila terbukti bersalah Joanna Palani yang kini berada di penjara Copenhagen itu, diancam hukuman dua tahun penjara. Sesuai hukum baru yang dikeluarkan Denmark agar warganya tidak keluar negeri bergabung dengan ISIS.

‘’Bagaimana mungkin saya mengancam Denmark dan negara lain, jika saya menjadi tentara setelah dilatih pasukan Denmark, untuk melawan ISIS,’’ tulis Joanna Palani di akun Facebooknya. 

Joanna Palani,  dilahirkan di kamp pengungsi Ramadi, Irak, 23 tahun lalu, saat keluarganya warga Kurdistan mengungi dari Iran. Keluarganya kemudian mendapat suaka politik dan pindah ke Denmark. Joanna Palani yang kuliah politik di sebuah perguruan tinggi Denmark, mengundurkan diri untuk bergabung dengan gerilawan Kurdi melawan ISIS, saat kelompok militan ini naik daun pada 2014. ‘’Saya terinspirasi memperjuangkan hak-hak perempuan dan demokrasi dari Eropa saat saya menjadi gadis Denmark,’’ katanya. Menurut rencana, Joanna Palani mulai diadili pada 20 Januari 2017, bersamaan waktunya saat Donald Trump dilantik menjadi Presiden AS.

IL

Recent Posts

Aturan Baru “Public Charge” Digugat Sejumlah Negara Bagian

Aturan baru dapat membuat penggunaan sejumlah bantuan pemerintah ikut dipertimbangkan dalam permohonan green card. Namun,…

10 hours ago

Isu Visa Revoked

Beberapa waktu terakhir, beberapa teman menerima email dengan subjek “U.S. Visa Revocation Notice…” yang dikirim…

2 days ago

Philadelphia Rilis Laporan Tingkat Kematian Ibu Hamil, Overdosis Jadi Salah Satu Penyebab Utama

Departemen Kesehatan Masyarakat Philadelphia (Philadelphia Department of Public Health/PDPH) merilis laporan terbaru mengenai tingkat kematian…

1 week ago

Benarkah Imigran Membebani Amerika? Di Balik Dalih Visa Trump dan Dampaknya bagi Indonesia

Pemerintahan Donald Trump menggunakan ancaman “public charge” untuk menghentikan visa imigran dari 75 negara. Namun,…

1 week ago

Merdeka Tennis 2026, Adu Smash dan Keakraban Komunitas Indonesia di Philadelphia

Semangat kemerdekaan tak selalu dirayakan dengan upacara atau perlombaan tradisional. Di Philadelphia, komunitas tenis Indonesia…

2 weeks ago

Perjalanan Budaya Keramik Klampok yang Melegenda

Deretan showroom keramik di sepanjang jalan nasional Kecamatan Purwareja Klampok, Banjarnegara, Jawa Tengah, mengalihkan pandangan…

2 weeks ago