Categories: Entertainment

Artis Iran boikot Penobatan Oscar Februari nanti

Taraneh Alidoosti, nominator Oscar untuk film ‘The Salesman’ melakukan boikot sebagai protes terhadap Presiden Trum yang melarang imigran Muslim masuk AS. The New York Times mengabarkan Kamis (26/1/2017), aksi boikot itu disampaikan lewat cuitan Twitternya yang berbunyi: ‘’Pelarangan visa bagi warga Iran adalah tindakan rasis. Saya tidak akan menghadiri Academy Award 2017, sebagai protes, walaupun acara itu merupakan acara budaya atau bukan’’,’’ tulis aktris Iran berusia 33 tahun itu.

 

Dalam wawancara via email, Alidoosti menyatakan tidak akan menghadiri upacara pemberian Oscar 26 Februari mendatang. ‘’Saya memutuskan tidak hadir walaupun saya bisa, karena saya sakit hati melihat warga sipil dari Iran ditolak masuk ke AS walaupun mereka punya hak menyekolahkan anak-anak mereka ke luar negeri,’’ tulis Alidoosti.

Aktris Iran itu juga tidak membicarakan keputusannya dengan Asghar Farhadi, sutradara film ‘The Salesman’. ‘’Biasanya Asghar Farhadi hanya membawa aktornya saja untuk menghadiri beberapa penghargaan di luar negeri. Termasuk di Festival Film Cannes, saat ‘The Salesman’ mendapat perhatian sangat besar dari kritikus film dunia,’’ tulisnya.

 

Film The Salesman yang dibintangi Taraneh Alidoosti bercerita tentang dua pasangan suami istri. Gaya hidup mereka berubah, setelah pindah apartemen dan menonton film ‘The Death of a Salesman’ karya sutradara Arthur Miller. Film The Salesman yang digarap sutradara Asghar Farhadi dinominasikan meraih piala Oscar sebagai film terbaik untuk kategori film berbahasa asing.

.

Recent Posts

Perempuan dan Masa Depan Diplomasi

Diplomasi modern tidak lagi sekadar soal perundingan antarnegara atau penandatanganan perjanjian internasional. Di era yang…

4 days ago

Wajar Bukan Berarti Benar

Seorang teman menangis tergugu. Pernikahan putra satu-satunya batal. Sekilas, penyebabnya tampak sederhana. Calon pengantin perempuan…

7 days ago

Anak Jaksel Berkarier di The New York Times

Lahir dari ayah Amerika dan ibu Panama, Nick Swyter tumbuh besar di Jakarta, menjelajahi jalan-jalan…

3 weeks ago

40 Hari Mengenang James F. Sundah, Beasiswa Riset Hak Cipta Diluncurkan

Empat puluh hari setelah kepergian komposer dan pencipta lagu legendaris Indonesia, James Freddy Sundah, sebuah…

4 weeks ago

Cerita Chef Diaspora Bikin Kuliner Nusantara Mendunia

Membincangkan kuliner Nusantara memang tak pernah ada habisnya. Menariknya, kuliner bukan hanya soal rasa, tetapi…

4 weeks ago

Diaspora Global Summit 2: Dari Brain Drain Menuju Brain Gain

Dalam era globalisasi, jutaan warga Indonesia tersebar di berbagai negara sebagai pelajar, akademisi, profesional, pengusaha,…

1 month ago