Jumlah wisatawan asing ke AS merosot gara-gara Trump

Wisatawan asing tidak tertarik lagi untuk berkunjung ke Amerika Serikat setelah Donald Trump menjadi presiden.

Salon.com mengabarkan Jumat (31/3/2017), merosotnya jumlah wisatawan asing ke AS, diperkirakan bakal menyebabkan industri pariwisata AS, menderita kerugian sampai $ 7 miliar. Sejumlah pengamat industri wisata juga memperingatkan, pemerintahan Presiden Trump akan memukul bisnis pariwisata yang jumlah totalnya mencapai $ 250 miliar.

Frommer’s sebuah situs pemandu wisata menuliskan, ‘’Majalah prestisius Travel Weekly juga telah memastikan penurunan wisata asing di angka 6,8 persen tahun ini,’’ tulisnya. Sementara itu, Forwardkeys, menyebut penurunan perjalanan internasional ke AS juga turun hingga 6,5 persen, beberapa pekan setelah Presiden Trump mengeluarkan perintah eksekutif yang melarang masuknya warga dari enam negara mayoritas Muslim, Januari silam.

Selama periode itu, Forwardkeys mencatat, pesanan pesawat dan akomodasi warga Eropa ke AS menurun hingga 14% saja. Sedangkan dari kawasan Timur Tengah, jumlah pesanan akomodasi melorot sampai 38 persen. Sementara itu, survei yang digelar Global Business Travel Association menyimpulkan 45 persen para pebisnis profesional Eropa tidak ingin menjadwalkan pertemuan atau pameran produknya di AS. ‘’Bahkan wisatawan kulit putih tak mau menyeberang dari Canada ke AS. Mereka takut ditangkap,’’ tutur Al Qanun, pengelola sebuah biro wisata di Toronto, Canada.

Bloomberg news memperkirakan merosotnya turis mancanegara, membuat AS menderita kerugian hingga $ 7,4 miliar. Angka itu belum termasuk warga asing yang ingin berobat atau melanjutkan pendidikan ke AS. Merosotnya jumlah turis, juga mengancam 15 juta pekerja di industri wisata. ‘’Jujur saja ya. Ketika saya melihat angka-angka itu saya ngeri sendiri,’’ kata Douglas Quinby dari PhocusWright, perusahaan pemasaran pariwisata. ‘’Penurunan sampai 6 atau 8 persen terasa besar bagi pengusaha wisata,’’ kata Douglas Quinby menambahkan.

.

Recent Posts

Aturan Baru “Public Charge” Digugat Sejumlah Negara Bagian

Aturan baru dapat membuat penggunaan sejumlah bantuan pemerintah ikut dipertimbangkan dalam permohonan green card. Namun,…

3 days ago

Isu Visa Revoked

Beberapa waktu terakhir, beberapa teman menerima email dengan subjek “U.S. Visa Revocation Notice…” yang dikirim…

5 days ago

Philadelphia Rilis Laporan Tingkat Kematian Ibu Hamil, Overdosis Jadi Salah Satu Penyebab Utama

Departemen Kesehatan Masyarakat Philadelphia (Philadelphia Department of Public Health/PDPH) merilis laporan terbaru mengenai tingkat kematian…

2 weeks ago

Benarkah Imigran Membebani Amerika? Di Balik Dalih Visa Trump dan Dampaknya bagi Indonesia

Pemerintahan Donald Trump menggunakan ancaman “public charge” untuk menghentikan visa imigran dari 75 negara. Namun,…

2 weeks ago

Merdeka Tennis 2026, Adu Smash dan Keakraban Komunitas Indonesia di Philadelphia

Semangat kemerdekaan tak selalu dirayakan dengan upacara atau perlombaan tradisional. Di Philadelphia, komunitas tenis Indonesia…

2 weeks ago

Perjalanan Budaya Keramik Klampok yang Melegenda

Deretan showroom keramik di sepanjang jalan nasional Kecamatan Purwareja Klampok, Banjarnegara, Jawa Tengah, mengalihkan pandangan…

3 weeks ago