Band Metal Berjilbab dari Garut jadi Viral di Medsos

Band asal Garut yang satu ini menjadi viral di media sosial. Mereka menamakan dirinya Voice of Baceprot, atau biasa disingkat VoB. Lalu apa yang istimewa dari mereka? Seluruh personel mereka adalah perempuan. Bukankah hal itu sudah biasa? Tunggu dulu. Personel VoB terdiri atas remaja perempuan yang semuanya mengenakan hijab !

 

Ketiganya adalah siswi kelas X di sebuah SMK di kota Garut. Mereka adalah Firdda Kurnia sang gitaris, Widi Rahmawati pencabik bass dan Euis Siti sang penggebuk drum. Kemampuan bermusik mereka ketiga tak bisa dipandang sebelah mata begitu saja. Di YouTube, beberapa aksi mereka terekam dan diunggah oleh beberapa akun.

Tak main-main, beberapa lagu milik band rock dan metal mancanegara mereka mainkan. Di antaranya, Red Hot Chili Peppers, Muse, Rage Against The Machine, System of a Down, Metallica sampai band super cadas Slipknot.

Di laman facebook, mereka menuliskan bahwa mereka memutuskan membentuk band demi mengekspresikan diri dan membuktikan bahwa masih ada remaja yang melakukan kegiatan positif. “VoB adalah sebuah band pelajar perempuan yang mencoba menyuarakan kegelisahan hati mereka akan dunia remaja yang kian hari kian kehilangan warnanya,” tulis mereka di kolom profil laman Facebook-nya,” tulis VoB.

Di sebuah video di YouTube, VoB memainkan lagu milik Slipknot berjudul Psychosocial yang diunggah Februari lalu. Mereka cukup lugas beraksi di atas panggung layaknya musisi metal. Penampilan mereka pun menuai tanggapan positif. “Keren..keren..4 orang aja susah apa lagi tiga orang. sukses VOB,” tulis ponta adiguna k di kolom komentar video tersebut. (Tribunnews.com)

.

Recent Posts

Perempuan dan Masa Depan Diplomasi

Diplomasi modern tidak lagi sekadar soal perundingan antarnegara atau penandatanganan perjanjian internasional. Di era yang…

5 days ago

Wajar Bukan Berarti Benar

Seorang teman menangis tergugu. Pernikahan putra satu-satunya batal. Sekilas, penyebabnya tampak sederhana. Calon pengantin perempuan…

1 week ago

Anak Jaksel Berkarier di The New York Times

Lahir dari ayah Amerika dan ibu Panama, Nick Swyter tumbuh besar di Jakarta, menjelajahi jalan-jalan…

3 weeks ago

40 Hari Mengenang James F. Sundah, Beasiswa Riset Hak Cipta Diluncurkan

Empat puluh hari setelah kepergian komposer dan pencipta lagu legendaris Indonesia, James Freddy Sundah, sebuah…

4 weeks ago

Cerita Chef Diaspora Bikin Kuliner Nusantara Mendunia

Membincangkan kuliner Nusantara memang tak pernah ada habisnya. Menariknya, kuliner bukan hanya soal rasa, tetapi…

4 weeks ago

Diaspora Global Summit 2: Dari Brain Drain Menuju Brain Gain

Dalam era globalisasi, jutaan warga Indonesia tersebar di berbagai negara sebagai pelajar, akademisi, profesional, pengusaha,…

1 month ago