Perantau Filipina punya bank khusus di luar negeri

Presiden Filipina Rodrigo Duterte memerintahkan untuk membentuk sebuah bank khusus bagi warga Filipina yang tinggal di luar negeri.

Kantor berita Reuters mengabarkan, perintah itu dikeluarkan Duterte melalui perintah eksekutif yang diterbitkan Senin (9/10/2017). Dalam perintahnya, Duterte memerintahkan Land Bank of the Philippines mengambil alih Philippines Postal Savings Bank Inc beraset $ 181,5 juta, dan mengubah namanya menjadi Overseas Filipino Bank.

 

‘’Merupakan sebuah kebutuhan untuk mendirikan bank yang memberikan jasa keuangan dan layanan bagi kebutuhan warga Filipina di luar negeri,’’ bunyi perintah eksekutif Duterte. ‘’Keberadaan bank baru difokuskan untuk memberikan layanan berkualitas tinggi dan efisien bagi pengiriman mata uang asing,’’ sambung perintah itu.

Menurut data Bank Sentral Filipina, pengiriman uang dari luar negeri selama 7 bulan pertama tahun 2017 mengalami kenaikan 5% dari tahun 2016, menjadi $ 16,095 miliar. Sebagian besar pengiriman berasal dari AS, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Singapura, Jepang dan Inggris. Selama ini, warga Filipina di luar negeri bergantung pada badan-badan pengiriman uang seperti MoneyGram atau sejenisnya, dengan biaya cukup tinggi. Setiap pengiriman $ 1000 dikenakan biaya $ 15.00.

Filipina menjadi salah satu negara penerima kiriman uang dari luar negeri terbesar di dunia. 10 juta warga Filipina bekerja di luar negeri di bidang jasa, konstruksi, perawat, pembantu rumah tangga dan jasa lainnya. Pengirim uang ke tanah air sangat membantu konsumsi domestik dan menjadi salah satu kunci pertumbuhan ekonomi Filipina. Pendirian bank khusus itu, merupakan janji Rodrigo Duterte yang diucapkan saat kampanye presiden tahun lalu. Dalam kunjungannya ke Asia dan Timur Tengah, Presiden Duterte selalu mendapat sambutan hangat dari warganya.

.

View Comments

  • This is an interesting initiative. Many Filipinos working or living abroad face different financial and administrative challenges, so having services designed specifically for them can make a real difference. Besides banking, it's also important for OFWs to stay updated on the official documents they may need for employment, visa renewals, or other legal requirements before leaving or while overseas. Thanks for sharing this news—it highlights an important step in supporting the Filipino community abroad.

Recent Posts

Perempuan dan Masa Depan Diplomasi

Diplomasi modern tidak lagi sekadar soal perundingan antarnegara atau penandatanganan perjanjian internasional. Di era yang…

1 day ago

Wajar Bukan Berarti Benar

Seorang teman menangis tergugu. Pernikahan putra satu-satunya batal. Sekilas, penyebabnya tampak sederhana. Calon pengantin perempuan…

3 days ago

Anak Jaksel Berkarier di The New York Times

Lahir dari ayah Amerika dan ibu Panama, Nick Swyter tumbuh besar di Jakarta, menjelajahi jalan-jalan…

2 weeks ago

40 Hari Mengenang James F. Sundah, Beasiswa Riset Hak Cipta Diluncurkan

Empat puluh hari setelah kepergian komposer dan pencipta lagu legendaris Indonesia, James Freddy Sundah, sebuah…

3 weeks ago

Cerita Chef Diaspora Bikin Kuliner Nusantara Mendunia

Membincangkan kuliner Nusantara memang tak pernah ada habisnya. Menariknya, kuliner bukan hanya soal rasa, tetapi…

4 weeks ago

Diaspora Global Summit 2: Dari Brain Drain Menuju Brain Gain

Dalam era globalisasi, jutaan warga Indonesia tersebar di berbagai negara sebagai pelajar, akademisi, profesional, pengusaha,…

1 month ago