Sperma Beku dari AS Laku Keras di Brazil!!

Permintan sperma beku dari AS meningkat beberapa kali lipat di Brazil, karena para wanita kaya Brazil lebih suka mengimpor DNA kaum muda AS.

The Wall Street Journal mengabarkan Kamis (22/3/2018), sejak 7 tahun belakangan lebih dari 500 tabung berisi sperma beku tiba di beberapa bandara Brazil. Jauh melonjak dibandingkan tahun 2011 yang hanya 16 tabung. ‘’Yang banyak diminta adalah sperma dari lelaki bule, berambut pirang dan bermata biru,’’ tutur Fredrik Andreasson, direktur operasional Sperm Bank berbasis di Seattle.

Setiap warga Brazil menghendaki anaknya tampan atau cantik dengan mata biru. ‘’Bagi kami, artinya kami ingin punya anak berkulit putih,’’ tutur Susy Pommer. Wanita berusia 28 tahun itu memutuskan mengandung bayi hasil sperma beku dari AS, setelah sembuh dari kanker payudara tahun lalu. Maklum, lebih ari 50% warga Brazil berkulit hitam atau cokelat. Lagipula ada anggapan bahwa mempunyai anak berkulit putih, bakal memiliki kehidupan lebih baik dan bergaji tinggi.

Impor sperma dari AS makin digandrungi lantaran kaum wanita Brazil tidak percaya pada produk lokal. Apalagi Brazil melarang seorang wanita membayari pria yang mendonasikan spermanya, sehingga persediaan sperma lokal makin menyusut, dan informasi tentang donor dari Brazil makin tenggelam.

Lima hingga delapan persen penjualan sperma di seluruh dunia, berasal dari kaum pria hitam,’’ tutur Ottey dari perusahaan Cryobank. Tapi kaum wanita Brazil lebih suka membeli sperma impor dari pendonor berkulit putih, dan kadang dari Asia atau pendonor berdarah Latin. Sepertiga sperma yang diminati berasal dari pendonor berambut pirang, dan 52% berasal dari pendonor bermata biru.

Uang juga merupakan salah satu faktor impor DNA makin meningkat. Sperma dari penyedia AS harus dibeli dari klinik kesuburan Brasil dengan biaya sekitar $ 1.500 per tabung, dan sering digunakan sebagai bagian dari prosedur fertilisasi in vitro yang biaya sekitar $ 7.000. Data statistik menunjukkan pula bahwa 1% penduduk Brazil terdiri dari warga kaya berkulit putih.

.

Recent Posts

Pesta Babi, Pembelajaran Demokrasi Kita

oleh: Nuria Soeharto Setelah tayang perdananya di Forum Papua Barat, di Auckland, Selandia Baru, pada…

1 week ago

Generasi DACA dan Siklus Ketidakpastian Setiap Dua Tahun

Bagi ratusan ribu imigran muda yang dikenal sebagai Dreamers, Amerika selama bertahun-tahun terasa seperti rumah,…

2 weeks ago

News Reimagined: The Creator Journalism Summit

Washington D.C. - On Monday, May 4th at the National Press Club, journalists, reporters, and…

2 weeks ago

AAPI Heritage Month Gala

On Friday, May 8th, at Xfinity Live! Casino & Hotel, business leaders, community members, and…

2 weeks ago

1PHL Startup Summit: Philly’s up and coming tech startups network

On Wednesday, May 6th, at Ballers Philadelphia, a social sports club in Fishtown, tech entrepreneurs…

2 weeks ago

Nonton World Cup di Philly? Pulangnya Gratis Naik SEPTA

Ketika banyak kota tuan rumah FIFA World Cup 2026 mulai menaikkan tarif transportasi umum demi…

3 weeks ago