Pangeran Muhammad bin Salman akan bertemu dengan sejumlah CEO perusahaan teknologi untuk melakukan kerjasama dengan Arab Saudi. Bloomberg mengabarkan Selasa (27/3/2018), akhir pekan ini, akan terbang ke Seattle untuk bertemu dengan Jeff Bezos, CEO Amazon.com. Hal itu dilakukan untuk mendorong Amazon agar bekerjasama dengan Kementerian Energi Saudi, membangun sebuah provider cloud terbesar di dunia.
Pangeran Mohammad juga berencana membangun kantor baru Alphabet di Saudi, dan memberikan pelayanan cloud bagi Aramco, perusahaan minyak Saudi. Selasa besok, kepala bisnis could Google akan mendatangani kesepakatan dengan Aramco untuk membangun layanan provider cloud. Putra mahkota Saudi itu juga akan bertemu dengan CEO Microsoft Satya Nadella, dan sejumlah eksekutif perusahaan Boeing Co. Bahkan, pangeran berusia 32 tahun itu juga diundang makan malam dengan pendiri Microsoft Bill Gates.
Akhir pekan nanti, Pangeran Muhammad akan terbang ke Los Angeles untuk bertemu dengan para wakil Hollywood Studios, juga Snap.Inc dan Virgin Hyperloop One, sebuah perusahaan transportasi yang didukung konglomerat DP World yang didukung Pemerintahan Dubai.
Pangeran Mohammad yang disertai seratus pejabat dalam rombongan itu, akan mengadakan kunjungan selama tiga pekan ke sejumlah kota di AS. Mereka akan mengunjungi Washington, New York, Seattle, San Francisco, Los Angeles dan Houston, untuk mengembangkan industri teknologi di Saudi. Sejumlah perusahaan teknologi seperti Apple, Snap dan lainnya telah mengirim proposal untuk membuka kantor cabang di Riyadh.
Empat puluh hari setelah kepergian komposer dan pencipta lagu legendaris Indonesia, James Freddy Sundah, sebuah…
Membincangkan kuliner Nusantara memang tak pernah ada habisnya. Menariknya, kuliner bukan hanya soal rasa, tetapi…
Dalam era globalisasi, jutaan warga Indonesia tersebar di berbagai negara sebagai pelajar, akademisi, profesional, pengusaha,…
Sekitar 237 orang yang menjadi korban penipuan investasi bodong di AS, bisa bernafas sedikit lega.…
Datang ke Amerika Serikat untuk pertama kalinya bukan hanya soal mengejar mimpi. Bagi banyak pendatang…
Komunitas Indonesia di Philadelphia kembali berduka. Nathali, seorang perempuan diaspora Indonesia berusia 72 tahun, meninggal…