Pemohon visa masuk AS wajib ungkap identitas Sosmednya

Sekitar 14,7 juta calon pemohon visa masuk ke AS diminta memberikan data dan identitas media sosial yang pernah dimiliki sejak lima tahun terakhir. Kantor berita Reuters mengabarkan, hal itu diusulkan Departemen Luar Negeri AS, Jumat (30/3/2018).

Usul tersebut diungkapkan sebagian bagian dari kebijaksanaan Presiden Donald Trump. Departemen Luar Negeri akan mengirimkan usulan tersebut ke Kantor Manajemen dan Anggaran untuk disetujui. Sedangkan masyarakat umum diberi jangka waktu 60 hari untuk memberi tanggapan.

Namun, pemeriksaan media sosial tidak diberlakukan bagi para pemegang visa diplomat dan pejabat negara.

Bila disetujui Kantor Manajemen dan Anggaran AS, para pemohon visa juga diminta memberikan nomor telepon, alamat email dan perjalanan ke luar negeri sejak lima tahun terakhir. Para pemohon visa juga diminta memberikan penjelasan apakah pernah dideportasi dari sebuah negara, dan apakah ada anggota keluarga yang terlibat kegiatan terorisme.

Pengadilan AS pernah dua kali menolak larangan visa masuk dari sejumlah negara ke AS. Sedangkan larangan kali ini bakal menyangkut larangan lebih kecil dari versi sebelumnya yang juga pernah diterapkan Pemerintahan Presiden Trump. Mahkamah Agung akan mempertimbangkan legalitas dari usulan visa masuk yang baru itu, dan diperkirakan akan mengeluarkan keputusan pada Juni mendatang.

.

Recent Posts

Tergiur Kerja di AS, Sejumlah WNI Diduga Tertipu Rp2,8 Miliar

Di tengah tekanan ekonomi dan sulitnya mendapatkan pekerjaan dengan penghasilan layak di Indonesia, impian bekerja…

1 week ago

Ribuan Tenaga AI India Terancam Diekstradisi?

Sekitar 500 ribu warga India berprofesi sebagai ahli komputer sedang resah. Semua ini gara-gara pernyataan…

2 weeks ago

Kasus Skema Ponzi Marganda: Theresia Jaya Masuk Tahanan ICE

Apakah pembaca masih ingat kasus skema Ponzi Francius Marganda yang melibatkan kakak beradik Theresia Jaya…

2 weeks ago

Perawat Asal Indonesia Ditangkap ICE Saat Hendak Berlibur ke Disneyland

Monica Ryadi telah tinggal di Amerika Serikat sejak berusia 9 tahun dan mendapat perlindungan Withholding…

3 weeks ago

Home Is Where the Heart Is

Ketika Diaspora Memilih Indonesia untuk Menjalani Masa Pensiun Keinginan untuk pulang biasanya datang perlahan. Mula-mula…

3 weeks ago

Aturan Baru “Public Charge” Digugat Sejumlah Negara Bagian

Aturan baru dapat membuat penggunaan sejumlah bantuan pemerintah ikut dipertimbangkan dalam permohonan green card. Namun,…

1 month ago