Raja Salman bin Abdulaziz dari Kerajaan Saudi bertemu dengan Kardinal Prancis Jean-Louis Tauran di Riyadh, Rabu (18/4/2018).
Seperti dikutip Kantor berita Reuters, kantor berita Saudi, SPA melaporkan ‘’Pertemuan tersebut menandai pertemuan pertama antara pejabat tinggi Katolik dengan Raja Arab Saudi,’’ bunyi laporan tersebut. Maklum, Kardinal Jean Louis Tauran adalah pejabat tinggi Roma yang menjabat sebagai Kepala Dewan Dialog Antar-Agama Tahta Suci Vatikan.
Sebelumnya, sejumlah pertemuan dilakukan oleh pejabat senior Saudi dengan sejumlah perwakilan agama Kristen beberapa bulan lalu. ‘’Hal ini menyuburkan harapan semakin terbukanya Kerajaan Saudi menerima para pejabat Kristen di Kota Suci Islam,’’ tulis Reuters. Meski demikian, Kerajaan Saudi masih belum mengizinkan agama non-Muslim melakukan ibadah di Saudi.
Pemimpin Kristen Maronit Lebanon pernah mengunjungi Arab Saudi pada November 2017 lalu. Pemimpin Kristen bernama Beshara al-Rai mengepalai gereja-gereja Maronit yang ada di Lebanon, Suriah dan Cyprus. Sebaliknya mendiang Raja Abdullah, pernah bertemu dengan Paus Benedict di Vatikan pada tahun 2007.
Sementara itu tak bisa disangkal lagi, bahwa pertemuan antar-agama itu tak terlepas dari peranan Putra Mahkota Pangeran Mohammad bin Salman. Saat bertemu dengan pemimpin Gereja Anglikan di London, bulan lalu, Pangeran Mohammad bin Salman berjanji akan mempromosikan dialog antar agama sebagai bagian dari langkah reformasi domestik Saudi.
Berbagai reformasi telah dilakukan Pangeran Mohammad bin Salman sesuai dengan agenda reformasi Vision 2030. Pangeran Salman juga mendorong Kerajaan Saudi semakin moderat. Antara lain dengan membebaskan kaum hawa untuk menyaksikan pertandingan, tak harus mengenakan hijab, mengemudi mobil dan berbisnis.
Lahir dari ayah Amerika dan ibu Panama, Nick Swyter tumbuh besar di Jakarta, menjelajahi jalan-jalan…
Empat puluh hari setelah kepergian komposer dan pencipta lagu legendaris Indonesia, James Freddy Sundah, sebuah…
Membincangkan kuliner Nusantara memang tak pernah ada habisnya. Menariknya, kuliner bukan hanya soal rasa, tetapi…
Dalam era globalisasi, jutaan warga Indonesia tersebar di berbagai negara sebagai pelajar, akademisi, profesional, pengusaha,…
Sekitar 237 orang yang menjadi korban penipuan investasi bodong di AS, bisa bernafas sedikit lega.…
Datang ke Amerika Serikat untuk pertama kalinya bukan hanya soal mengejar mimpi. Bagi banyak pendatang…