Seekor sapi bernama Knickers batal dikirim ke rumah jagal karena badannya terlalu besar untuk dimasukkan ke pisau pemotong hewan. ”Tubuhnya terlalu besar untuk dimasukkan ke pisau jagal,” tutur Geoff Pearson, pemilik peternakan di Australia kepada televisi ABC. ”Kami sudah banyak hewan potong, sehingga Knickers tak usah dipotong,” sambungnya.
Menurut Pearson, Knickers memiliki tinggi badan 194 centimeter dan berat badan sekitar 1.400 kilogram. Dua kali lipat dari sapi potong umumnya. Tingginya juga 50 centimeter dari sapi biasa. ”Pokoknya Knickers terlalu berat dan tidak masuk ke dalam fasilitas pemotongan hewan,” kata Pearson. Karena itu, menurutnya, ”Knickers bisa hidup selamanya, dan tidak jadi hewan kurban,” kata Pearson seperti ditulis Global News.com
”Jika dia berada di antara kerumunan lainnya, maka banyak sapi yang tertarik padanya,” tutur Pearson. ”Begitu dia bangun dan mulai berjalan, maka ratusan sapi lainnya akan mengikutinya,” kata Pearson.
Di tengah tekanan ekonomi dan sulitnya mendapatkan pekerjaan dengan penghasilan layak di Indonesia, impian bekerja…
Sekitar 500 ribu warga India berprofesi sebagai ahli komputer sedang resah. Semua ini gara-gara pernyataan…
Apakah pembaca masih ingat kasus skema Ponzi Francius Marganda yang melibatkan kakak beradik Theresia Jaya…
Monica Ryadi telah tinggal di Amerika Serikat sejak berusia 9 tahun dan mendapat perlindungan Withholding…
Ketika Diaspora Memilih Indonesia untuk Menjalani Masa Pensiun Keinginan untuk pulang biasanya datang perlahan. Mula-mula…
Aturan baru dapat membuat penggunaan sejumlah bantuan pemerintah ikut dipertimbangkan dalam permohonan green card. Namun,…