Seekor sapi bernama Knickers batal dikirim ke rumah jagal karena badannya terlalu besar untuk dimasukkan ke pisau pemotong hewan. ”Tubuhnya terlalu besar untuk dimasukkan ke pisau jagal,” tutur Geoff Pearson, pemilik peternakan di Australia kepada televisi ABC. ”Kami sudah banyak hewan potong, sehingga Knickers tak usah dipotong,” sambungnya.
Menurut Pearson, Knickers memiliki tinggi badan 194 centimeter dan berat badan sekitar 1.400 kilogram. Dua kali lipat dari sapi potong umumnya. Tingginya juga 50 centimeter dari sapi biasa. ”Pokoknya Knickers terlalu berat dan tidak masuk ke dalam fasilitas pemotongan hewan,” kata Pearson. Karena itu, menurutnya, ”Knickers bisa hidup selamanya, dan tidak jadi hewan kurban,” kata Pearson seperti ditulis Global News.com
”Jika dia berada di antara kerumunan lainnya, maka banyak sapi yang tertarik padanya,” tutur Pearson. ”Begitu dia bangun dan mulai berjalan, maka ratusan sapi lainnya akan mengikutinya,” kata Pearson.
Semangat kemerdekaan tak selalu dirayakan dengan upacara atau perlombaan tradisional. Di Philadelphia, komunitas tenis Indonesia…
Kebijakan yang sempat menghentikan penerbitan immigrant visa bagi warga 75 negara akhirnya dibatalkan hakim federal…
Apa yang dirisaukan para peselancar? Jawabnya pasti, ”Tak ada ombak besar!” Semakin ganas ombak, adrenalin…
Diplomasi modern tidak lagi sekadar soal perundingan antarnegara atau penandatanganan perjanjian internasional. Di era yang…
Seorang teman menangis tergugu. Pernikahan putra satu-satunya batal. Sekilas, penyebabnya tampak sederhana. Calon pengantin perempuan…