Atta Halilintar Vlogger Indonesia Dengan 10 Juta Followers You-Tube

Atta Halilintar yang lahir di Dumai, 20 November 1994, awalnya cuma posting vlog aktivitas keluarganya yakni Gen Halilintar. Tak disangka, kanal YouTube Gen Halilintar masuk ke jajaran 10 besar kanal YouTube terfavorit dengan 2,4 juta subscriber.

Mulai terbiasa dengan platform YouTube, Atta membuat kanal YouTube sendiri yaitu AttaHalilintar. Kanal YouTuber yang sangat menyayangi keluarga ini berisi daily life, rap, prank, dan Q & A. Salah satu yang paling terkenal waktu dia nge-prank cewek yang pengen mencuci mobil.

Dengan kondisi itu, tentu saja pemasukan Atta dari YouTube juga besar.

Salah satu cara menghitung pemasukan YouTuber lewat iklan yaitu melalui Cost Per Mille (CPM). Sistem ini berlaku kalau Anda mengaktifkan fitur “Monetizing Options”. Artinya, nilai iklan yang dipasang di video itu akan dibayar per 1.000 kali view. Di Indonesia, pengiklan akan membayar 1 dolar AS untuk setiap 1.000 view iklan di video yang di-upload.

 

Coba kita hitung, 37 juta dikali 237 video. Paling tidak, ia sudah mengantongi Rp8,7 milliar. Penghasilannnya, ternyata bisa lebih besar dari Presiden! Penghasilan itu belum termasuk Biaya Per Klik Iklan atau (BPK). Bisa dibilang ini penghasilan terbesar buat YouTuber. Biaya per klik iklan ini berkisar antara 0,5 dolar AS – 2 dolar AS. Coba bayangkan, jika 237 video itu iklannya di klik semua. Let’s say, 0,5 dolar AS itu setara dengan Rp7.500, tinggal kita total saja…

Kontennya yang lucu, ringan dan related dengan kehidupan anak-anak dan remaja Indonesia bisa jadi kunci sukses vlogger yang juga pengusaha ini. Selain itu, konten cowok berusia 24 tahun ini memang yang menyasar anak-anak dan remaja SMP sekaligus SMA yang adalah pengguna aktif internet.

Sukses sebagai vlogger, cowok yang mengaku menggilai Real Madrid ini juga punya fanbase yaitu A-Team. Kebanyakan mereka yang tergabung dalam A-Team adalah anak-anak dan remaja SMP. Kabarnya, A-Team punya kekuatan tersendiri. Mereka yang tergabung dalam A-Team pernah digosipkan bisa suspend akun YouTube mana pun yang mereka mau.

Hmmm, soal hal ini, Atta belum pernah memberi keterangan lebih lanjut. Semoga aja, itu cuma gosip belaka. Lahir dari keluarga pengusaha, juga bikin Atta punya bakat dagang. Makanya enggak heran di umur yang ke-13, penghasilannya bisa mengalahkan orang yang udah sekolah ke Amerika dan punya gelar S3.

Sebenarnya Atta enggak pernah berpikir menjadi seroang YouTuber. Sejak kecil, ia hanya bercita menjadi pedagang. Tapi gara-gara kenalan dengan internet, pikirannya soal dagang jadi berkembang. Dan lewat YouTube juga, outlet fashion dagangannya menjadi semakin laris. (Tribunnews.com)

.

Recent Posts

The Sandwich Generation in Exile: Antara Karier di Amerika dan Bakti di Indonesia

Opini: Akmal Nasery Basral* Bagi diaspora Indonesia di Amerika Serikat, ada satu suara yang paling ditakuti…

1 week ago

Power Up Philly: Philadelphia Perluas Akses Digital untuk Warga

Pada Sabtu, 28 Maret, City of Philadelphia menggelar Power Up Philly: Community Tech Expo, salah…

2 weeks ago

Lampion Merah di Museum Benteng Heritage

Oleh: Renville Almatsier Lampion merah bergantungan sepanjang gang sempit yang pendèk sekitar Museum Benteng Heritage…

1 month ago

Puasa, Dari Waktu Ke Waktu

Ramadan kali ini, di usiaku yang hampir 60 tahun, mengingatkanku akan perkembangan pemahamanku tentang makna…

1 month ago

Update Kasus Ponzi Diaspora Indonesia Senilai $24,5 Juta

Masih ingat kasus ponzi yang pelakunya diaspora dan WNI yang tinggal di New York? Kasus…

2 months ago

Prabowo dan AS Capai Komitmen Investasi USD38,4 Miliar

Kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke Amerika Serikat pada Februari 2026 menandai fase baru dalam…

2 months ago