Categories: EconomyTechnology

Kini Tersedia Alat ‘Air Susu Ayah’ Untuk Ringankan Beban Para Ibu

Perusahaan Jepang, The Dentsu Group, menciptakan sebuah alat menyusui bayi yang bisa dikenakan para bapak, untuk meringankan beban para ibu. Alat menyusui itu seukuran payudara yang dilengkapi dengan tabung diisi dengan susu atau formula.

Stasiun televisi Fox mengabarkan, alat tersebut dapat menimbulkan getaran yang membuat bayi tertidur dan mengajari para ayah kebiaasaan menyusu bayinya. ”Kelembutan dan kehangatannya mirip payudara ibu, sehingga bayi lebih nyaman,” bunyi promosi yang di situs Dentsu. Alat baru itu akan dipamerkan di sebuah festival yang berlangsung di Austin, Texas pekan ini.

Tahun ini, Dentsu Group juga mempromosikan sebuah konsep baru yang meringankan beban para ibu, dan mendorong para bapak agar berperan lebih aktif membesarkan putra-putri mereka.

Peralatan menyusui tersebut masih dalam tahap percobaan, dan entah kapan akan diproduksi massal. Belum ketahuan juga apa nama alat itu, tapi warga Indonesia bisa mengusulkan alat itu sebagai ASB atau Air Susu Bapak atau ASA, Air Susu Ayah untuk melengkapi Air Susu Ibu, ASI yang kini makin diterapkan bagi kaum ibu muda. (DP).

.

Recent Posts

Pilu Siswi Korban Rudapaksa di Banyumas, Sempat Dikeluarkan dari Sekolah

Panggil saja ia Kembang. Gadis belia asal Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, itu menyimpan…

1 day ago

Bisnis Pernikahan Palsu di AS: Bayar $100 Ribu demi Green Card

Lebih dari 1.000 pernikahan diduga direkayasa dalam jaringan penipuan imigrasi lintas negara. Dari pesta pernikahan,…

2 days ago

Kegiatan Kereta Kencana di Taman Central Park New York Dihentikan tahun 2028

Kegiatan Kereta kencana yang membawa turis berkeliling di Time Square Garden, New York akan berhenti…

6 days ago

Tergiur Kerja di AS, Sejumlah WNI Diduga Tertipu Rp2,8 Miliar

Di tengah tekanan ekonomi dan sulitnya mendapatkan pekerjaan dengan penghasilan layak di Indonesia, impian bekerja…

2 weeks ago

Ribuan Tenaga AI India Terancam Diekstradisi?

Sekitar 500 ribu warga India berprofesi sebagai ahli komputer sedang resah. Semua ini gara-gara pernyataan…

3 weeks ago