Categories: EconomyTechnology

Kini Tersedia Alat ‘Air Susu Ayah’ Untuk Ringankan Beban Para Ibu

Perusahaan Jepang, The Dentsu Group, menciptakan sebuah alat menyusui bayi yang bisa dikenakan para bapak, untuk meringankan beban para ibu. Alat menyusui itu seukuran payudara yang dilengkapi dengan tabung diisi dengan susu atau formula.

Stasiun televisi Fox mengabarkan, alat tersebut dapat menimbulkan getaran yang membuat bayi tertidur dan mengajari para ayah kebiaasaan menyusu bayinya. ”Kelembutan dan kehangatannya mirip payudara ibu, sehingga bayi lebih nyaman,” bunyi promosi yang di situs Dentsu. Alat baru itu akan dipamerkan di sebuah festival yang berlangsung di Austin, Texas pekan ini.

Tahun ini, Dentsu Group juga mempromosikan sebuah konsep baru yang meringankan beban para ibu, dan mendorong para bapak agar berperan lebih aktif membesarkan putra-putri mereka.

Peralatan menyusui tersebut masih dalam tahap percobaan, dan entah kapan akan diproduksi massal. Belum ketahuan juga apa nama alat itu, tapi warga Indonesia bisa mengusulkan alat itu sebagai ASB atau Air Susu Bapak atau ASA, Air Susu Ayah untuk melengkapi Air Susu Ibu, ASI yang kini makin diterapkan bagi kaum ibu muda. (DP).

.

Recent Posts

Indonesia Tak Masuk Daftar 75 Negara yang Kena Pembatasan Visa Imigran Trump

Kebijakan yang sempat menghentikan penerbitan immigrant visa bagi warga 75 negara akhirnya dibatalkan hakim federal…

3 days ago

Kisah Piping Si Pemburu Ombak

Apa yang dirisaukan para peselancar? Jawabnya pasti, ”Tak ada ombak besar!” Semakin ganas ombak, adrenalin…

2 weeks ago

Perempuan dan Masa Depan Diplomasi

Diplomasi modern tidak lagi sekadar soal perundingan antarnegara atau penandatanganan perjanjian internasional. Di era yang…

2 months ago

Wajar Bukan Berarti Benar

Seorang teman menangis tergugu. Pernikahan putra satu-satunya batal. Sekilas, penyebabnya tampak sederhana. Calon pengantin perempuan…

2 months ago

Anak Jaksel Berkarier di The New York Times

Lahir dari ayah Amerika dan ibu Panama, Nick Swyter tumbuh besar di Jakarta, menjelajahi jalan-jalan…

2 months ago

40 Hari Mengenang James F. Sundah, Beasiswa Riset Hak Cipta Diluncurkan

Empat puluh hari setelah kepergian komposer dan pencipta lagu legendaris Indonesia, James Freddy Sundah, sebuah…

2 months ago