Categories: Uncategorized

Mantan Wapres Joe Biden Dituduh Suka Mencium Rambut Wanita

Joseph Biden dituduh suka mencium rambut sejumlah wanita.  Salah satu di antaranya terhadap Amy Lappos. Mantan wakil presiden AS yang dikabarkan bakal mencalonkan diri sebagai presiden dalam Pilpres 2020 tersebut, disebut berlaku tak senonoh terhadap Amy Lappos.

 

”Memang tidak kelihatan sensual,” kata Amy Lappos kepada harian Harford Courant. Menurut Amy, dalam acara pengumpulan dana politik di Greenwich, 2009, ”Joe Biden menarik kepala saya dan mendekatkan hidungnya ke hidungku,” ujar Amy. ”Saat dia menarikku, saya berpikir dia akan mencium bibirku,” tambahnya. Tapi hal itu tidak terjadi.

Lappos kemudian mengunggah cerita itu di akun Facebook milik Connecticut Women in Politics, Ahad kemarin. Langkah itu dilakukan Amy Lappos setelah mendengar pengaduan Lucy Flores, wanita lain yang konon dicium bagian belakang kepalanya. Saat Flores maju mencalonkan diri menjadi wakil gubernur Nevada, 2014, Joe Bidden datang untuk memberikan dukungan.

Menurut Lucy Flores, Wakil Presiden Obama itu tiba-tiba menyergapnya dari belakang, lalu menaruh tangannya di pundak Flores dan ”Mendaratkan ciuman perlahan di belakang kepala saya,” tutur Flores. Tentu saja perilaku itu dinilai tidak senonoh.

Hal yang sama pernah dilakukan Joe Biden terhadap Stephanie Carter, istri Mantan Menteri Pertahanan Aston Carter pada 2015. Saat melantik Aston menjadi menteri, Joe Biden terlihat seolah mencium belakang kepala Stephanie.

Rekaman video menunjukkan Biden seolah bermesraan dari belakang dengan Stephanie. Majalah New York sampai menuliskan artikel yang intinya Joe Biden melakukan hal itu pada sejumlah wanita lainnya. ”Sudah 9 kali Joe Biden membisikkan sesuatu di telinga para wanita tersebut,” tulisnya.

Benarkah Joe Biden melakukan pelecehan seksual? Dalam pernyataan resminya, Joe Biden mengungkapkan bahwa dirinya memang agak kelewatan menunjukkan ekspresinya pada sejumlah orang, selama masa kampanye. ”Tapi saya tidak pernah sekalipun merasa yakin bahwa tindakan itu tidak sepatutnya,” tulis mantan wapres AS berusia 76 tahun itu. (DP).

.

Recent Posts

Philadelphia Rilis Laporan Tingkat Kematian Ibu Hamil, Overdosis Jadi Salah Satu Penyebab Utama

Departemen Kesehatan Masyarakat Philadelphia (Philadelphia Department of Public Health/PDPH) merilis laporan terbaru mengenai tingkat kematian…

1 day ago

Benarkah Imigran Membebani Amerika? Di Balik Dalih Visa Trump dan Dampaknya bagi Indonesia

Pemerintahan Donald Trump menggunakan ancaman “public charge” untuk menghentikan visa imigran dari 75 negara. Namun,…

3 days ago

Merdeka Tennis 2026, Adu Smash dan Keakraban Komunitas Indonesia di Philadelphia

Semangat kemerdekaan tak selalu dirayakan dengan upacara atau perlombaan tradisional. Di Philadelphia, komunitas tenis Indonesia…

1 week ago

Perjalanan Budaya Keramik Klampok yang Melegenda

Deretan showroom keramik di sepanjang jalan nasional Kecamatan Purwareja Klampok, Banjarnegara, Jawa Tengah, mengalihkan pandangan…

1 week ago

Indonesia Tak Masuk Daftar 75 Negara yang Kena Pembatasan Visa Imigran Trump

Kebijakan yang sempat menghentikan penerbitan immigrant visa bagi warga 75 negara akhirnya dibatalkan hakim federal…

3 weeks ago

Kisah Piping Si Pemburu Ombak

Apa yang dirisaukan para peselancar? Jawabnya pasti, ”Tak ada ombak besar!” Semakin ganas ombak, adrenalin…

4 weeks ago