Taiwan Kebanjiran Order Ratusan Juta Kaos Kaki Akibat Perang Dagang AS-China

Taiwan kebanjiran order 600 juta pasang kaus kaki. Pesanan sebanyak itu diterima oleh Pemerintah Daerah Kota Shetou, di Changhua County, Taiwan. Wei Ping-i, Direktur utama Taiwan Hosiery Manufacture’s Association mengungkapkan pada Commonwealth Magazine, pihaknya menerima order dari sebuah perusahaan perdagangan yang minta dibuatkan 300 juta pasang kaos kaki untuk pasar AS, yang semula diproduksi dari China Daratan.

 

Dari sini bisa ditebak, banjirnya pesanan itu disebabkan oleh kenaikan tariff yang ditetapkan Presiden Trump pada produk-produk China bernilai total $ 200 miliar. Di antara produk China yang terkena kenaikan tarif itu mulai dari produk pertanian, daging, peralatan rumah tangga, telepon genggam, laptops dan lainnya yang konon mengguncang jaringan pemasok dunia.

Meski belum merinci secara detil tentang pemesanan kaos kaki itu, Wei Ping-i mengakui bahwa produk Taiwan tidak semurah produk China daratan. ”Meski harganya tak murah, namun pesanan itu menjadikan Taiwan kewalahan, karena bakal melibatkan seluruh negara Taiwan,” tutur Wei Ping-i.

Untuk itu, sejumlah pabrik kaos kaki di Taiwan seperti Queen Tex akan menjalin kontrak dengan sejumlah pabrik-pabrik kecil lainnya. Mungkin para pengrajin rumah tangga yang punya dua atau tiga pegawai saja.

Mungkinkah peluang ini bisa diisi oleh para produser garmen dan kaos kaki dari Indonesia. Siapa tahu? Sebenarnya peluang itu bisa dimanfaatkan Indonesia. Maklum, setiap tahun China memproduksi 3,2 miliar pasang kaos kaki berbagai jenis. Mulai untuk olahraga, keperluan tidur, musim dingin sampai untuk asesoris makanan. Ayo dong? (DP).

.

Recent Posts

Ribuan Tenaga AI India Terancam Diekstradisi?

Sekitar 500 ribu warga India berprofesi sebagai ahli komputer sedang resah. Semua ini gara-gara pernyataan…

23 hours ago

Kasus Skema Ponzi Marganda: Theresia Jaya Masuk Tahanan ICE

Apakah pembaca masih ingat kasus skema Ponzi Francius Marganda yang melibatkan kakak beradik Theresia Jaya…

5 days ago

Perawat Asal Indonesia Ditangkap ICE Saat Hendak Berlibur ke Disneyland

Monica Ryadi telah tinggal di Amerika Serikat sejak berusia 9 tahun dan mendapat perlindungan Withholding…

1 week ago

Home Is Where the Heart Is

Ketika Diaspora Memilih Indonesia untuk Menjalani Masa Pensiun Keinginan untuk pulang biasanya datang perlahan. Mula-mula…

2 weeks ago

Aturan Baru “Public Charge” Digugat Sejumlah Negara Bagian

Aturan baru dapat membuat penggunaan sejumlah bantuan pemerintah ikut dipertimbangkan dalam permohonan green card. Namun,…

3 weeks ago

Isu Visa Revoked

Beberapa waktu terakhir, beberapa teman menerima email dengan subjek “U.S. Visa Revocation Notice…” yang dikirim…

4 weeks ago