Categories: AchievementTechnology

Sutopo Purwo Nugroho Wafat di China Minggu 7 Juli 2019

Oleh: Putut Trihusodo

Saya merasa lebih nyaman memanggilnya Mas Topo, meski dia jauh lebih muda dari saya, Sebutan Mas itu lebih sebagai ungkapan rasa hormat. Dalam banyak kesempatan ketika berbincang dengan teman-teman Humas Kementerian/Lembaga, sebagai wartawan veteran saya sering menyebut Sutopo Purwo Nugroho sebagai sosok teladan. Dia profesional, berdedikasi dan berintegritas.

 

Mas Topo begitu profesional ketika menghandle satu kasus : dia mudah diakses. Sebagai Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) dia cepat memberikan update, lewat wawancara pers atau akun medsosnya, sikap yang membuat kabar hoax tak merajalela, Terasa betul bahwa Mas Topo tak sembarang merilis info karena dia telah memverifikasinya ke pihak yang otoritatif.

Pak Topo juga mampu memberikan narasi secara utuh karena pngetahuannya yang mendalam ttg bidang yang ia geluti. Di tangannya, isu megatrush, gempa sesar, liquifaksi, land slides, banjir bandang, atau genangan, menjadi clear dan serta nalar. Keterangannya juga jernih, karena Pak Topo kuat literasinya. Dia banyak membaca dan terampil menulis.

Dedikasinya jangan diragukan. Kalau mengikuti akun medsosnya, Mas Topo seperti tak pernah instirahat ketika kejadian bencana melanda. Updatenya terus mengalir. Dia seperti tak mengindahkan penyakit yang menderanya dgn terus memonitor perkembangan dan melaporkannya ke publik.

Integritasnya? Jangan diragukan. Sepahit apapun situasinya, Mas Topo tak akan menutup-nutupinya. Dia jujur, obyektif, disertai sikapnya yang selalu POSITIF. Dia selalu mencoba membangkitkan optimisme di tengah sulitnya medan bencana, tanpa harus kehilangan empatinya.

Mas Topo salah satu Humas terbaik. Selamat jalan. Semoga segala amal ibadahnya diterima oleh Allah SWTdi sisi-NYA., dan mendapat tempat terbaik.

Putut Trihusodo: Wartawan Senior MBM TEMPO.

 

.

Recent Posts

Tergiur Kerja di AS, Sejumlah WNI Diduga Tertipu Rp2,8 Miliar

Di tengah tekanan ekonomi dan sulitnya mendapatkan pekerjaan dengan penghasilan layak di Indonesia, impian bekerja…

4 days ago

Ribuan Tenaga AI India Terancam Diekstradisi?

Sekitar 500 ribu warga India berprofesi sebagai ahli komputer sedang resah. Semua ini gara-gara pernyataan…

1 week ago

Kasus Skema Ponzi Marganda: Theresia Jaya Masuk Tahanan ICE

Apakah pembaca masih ingat kasus skema Ponzi Francius Marganda yang melibatkan kakak beradik Theresia Jaya…

2 weeks ago

Perawat Asal Indonesia Ditangkap ICE Saat Hendak Berlibur ke Disneyland

Monica Ryadi telah tinggal di Amerika Serikat sejak berusia 9 tahun dan mendapat perlindungan Withholding…

2 weeks ago

Home Is Where the Heart Is

Ketika Diaspora Memilih Indonesia untuk Menjalani Masa Pensiun Keinginan untuk pulang biasanya datang perlahan. Mula-mula…

3 weeks ago

Aturan Baru “Public Charge” Digugat Sejumlah Negara Bagian

Aturan baru dapat membuat penggunaan sejumlah bantuan pemerintah ikut dipertimbangkan dalam permohonan green card. Namun,…

4 weeks ago