Categories: Technology

Perampokan di Bandara Brazil Berhasil Gondol 750 Kilogram Emas

Aksi perampokan nekad terjadi di bandara Guarulhos, Sao Paulo, Brasil Kamis pekan lalu. Sejumlah pria bersenjata dilaporkan telah mengambil 750 kilogram emas, yang diperkirakan bernilai sekitar $ 30 juta dolar atau setara Rp 4,2 triliun.

 

Menurut keterangan saksi mata, para tersangka memasuki bandara Guaraulhos dengan menyamar sebagai petugas polisi. Mereka kemudian mengambil emas yang seharusnya dikirimkan ke New York, AS dan Zurich, Swiss.

Dua pekerja bandara sempat disandera saat perampokan itu berlangsung. Sementara, beberapa laporan menyebutkan, tersangka juga menculik keluarga dari seorang karyawan senior bandara untuk mendapatkan informasi mengenai kargo pengiriman emas itu.

Selain berpakaian seperti petugas polisi, para perampok diketahui mengendarai truk yang direkayasa seperti kendaraan polisi federal Brasil. Setelah itu, petugas bandara yang sedang bertugas didatangi dan dipaksa untuk memindahkan emas yang hendak dibawa dengan kargo pesawat terbang itu ke kendaraan mereka.

Dari hasil pantauan rekaman CCTV, salah satu dari empat pria yang berada dalam kendaraan serupa mobil polisi itu, memiliki senapan laras panjang. Tidak ada yang terluka dalam insiden perampokan itu. (theworldnews.net)

.

Recent Posts

Indonesia Tak Masuk Daftar 75 Negara yang Kena Pembatasan Visa Imigran Trump

Kebijakan yang sempat menghentikan penerbitan immigrant visa bagi warga 75 negara akhirnya dibatalkan hakim federal…

1 week ago

Kisah Piping Si Pemburu Ombak

Apa yang dirisaukan para peselancar? Jawabnya pasti, ”Tak ada ombak besar!” Semakin ganas ombak, adrenalin…

2 weeks ago

Perempuan dan Masa Depan Diplomasi

Diplomasi modern tidak lagi sekadar soal perundingan antarnegara atau penandatanganan perjanjian internasional. Di era yang…

2 months ago

Wajar Bukan Berarti Benar

Seorang teman menangis tergugu. Pernikahan putra satu-satunya batal. Sekilas, penyebabnya tampak sederhana. Calon pengantin perempuan…

2 months ago

Anak Jaksel Berkarier di The New York Times

Lahir dari ayah Amerika dan ibu Panama, Nick Swyter tumbuh besar di Jakarta, menjelajahi jalan-jalan…

2 months ago

40 Hari Mengenang James F. Sundah, Beasiswa Riset Hak Cipta Diluncurkan

Empat puluh hari setelah kepergian komposer dan pencipta lagu legendaris Indonesia, James Freddy Sundah, sebuah…

3 months ago