Aksi perampokan nekad terjadi di bandara Guarulhos, Sao Paulo, Brasil Kamis pekan lalu. Sejumlah pria bersenjata dilaporkan telah mengambil 750 kilogram emas, yang diperkirakan bernilai sekitar $ 30 juta dolar atau setara Rp 4,2 triliun.
Menurut keterangan saksi mata, para tersangka memasuki bandara Guaraulhos dengan menyamar sebagai petugas polisi. Mereka kemudian mengambil emas yang seharusnya dikirimkan ke New York, AS dan Zurich, Swiss.
Dua pekerja bandara sempat disandera saat perampokan itu berlangsung. Sementara, beberapa laporan menyebutkan, tersangka juga menculik keluarga dari seorang karyawan senior bandara untuk mendapatkan informasi mengenai kargo pengiriman emas itu.
Selain berpakaian seperti petugas polisi, para perampok diketahui mengendarai truk yang direkayasa seperti kendaraan polisi federal Brasil. Setelah itu, petugas bandara yang sedang bertugas didatangi dan dipaksa untuk memindahkan emas yang hendak dibawa dengan kargo pesawat terbang itu ke kendaraan mereka.
Dari hasil pantauan rekaman CCTV, salah satu dari empat pria yang berada dalam kendaraan serupa mobil polisi itu, memiliki senapan laras panjang. Tidak ada yang terluka dalam insiden perampokan itu. (theworldnews.net)
Sekitar 237 orang yang menjadi korban penipuan investasi bodong di AS, bisa bernafas sedikit lega.…
Datang ke Amerika Serikat untuk pertama kalinya bukan hanya soal mengejar mimpi. Bagi banyak pendatang…
Komunitas Indonesia di Philadelphia kembali berduka. Nathali, seorang perempuan diaspora Indonesia berusia 72 tahun, meninggal…
"Saya tidak hanya kehilangan uang. Saya kehilangan kepercayaan kepada orang-orang yang saya anggap keluarga." Kalimat…
oleh: Nuria Soeharto Setelah tayang perdananya di Forum Papua Barat, di Auckland, Selandia Baru, pada…
Bagi ratusan ribu imigran muda yang dikenal sebagai Dreamers, Amerika selama bertahun-tahun terasa seperti rumah,…