My Name is Bond ….. James Bond

Aktor legendaris Sean Connery meninggal dalam usia 90 tahun. Bintang film James Bond itu menerima gelar kebangsawanan dari Ratu Elizabeth II pada 2000, tapi belakangan ini, kondisi kesehatannya menurun.Laporan BBC, pihak keluarga menuturkan, Sean Connery meninggal saat berlibur di kepulauan Bahama.

Namanya terkenal lewat perannya dalam The Man Who Would Be King, The Name of the Rose, dan The Untouchables. Pemilik nama lengkap Thomas Sean Connery ini lahir pada 1930 dan melewati masa remaja di Fountainbridge, area keras di Edinburgh.

Pada usia 14 tahun, ia berhenti sekolah dan bekerja sebagai pengantar susu. Tahun 1948, ia bergabung dengan Angkatan Laut Kerajaan (Royal Navy), tapi kemudian diberhentikan karena alasan medis.

Pada usia 18 tahun, mulai menjadi binaraga. Dia kemudian mendapatkan pekerjaan sebagai model, bahkan pernah mencoba menjadi Mr Universe 1953, tapi gagal.

Pertama kali mengenal panggung hiburan saat berperan di televisi, seperti Dixon of Dock Green dan The Jack Benny Program. Peran pertamanya di film No Road Back, tahun 1957. Ia kemudian dapat peran utama sebagai petinju dalam Requiem for a Heavyweight versi BBC. Berikutnya, ia tampil dalam Hell Drivers, Action of the Tiger, dan Another Time, Another Place yang membuatnya beradu akting dengan Lana Turner, bintang Hollywood.

Di usia 30 tahun, Connery menjadi sosok penting dalam film yang diadaptasi dari seri novel James Bond karya Ian Fleming. Dia menjadi pemeran utama dalam produksi antara 1963 hingga 1967, mulai dari From Russia With Love, Goldfinger, Thunderball, dan You Only Live Twice. (republika.co.id)

.

View Comments

Recent Posts

Perempuan dan Masa Depan Diplomasi

Diplomasi modern tidak lagi sekadar soal perundingan antarnegara atau penandatanganan perjanjian internasional. Di era yang…

6 days ago

Wajar Bukan Berarti Benar

Seorang teman menangis tergugu. Pernikahan putra satu-satunya batal. Sekilas, penyebabnya tampak sederhana. Calon pengantin perempuan…

1 week ago

Anak Jaksel Berkarier di The New York Times

Lahir dari ayah Amerika dan ibu Panama, Nick Swyter tumbuh besar di Jakarta, menjelajahi jalan-jalan…

3 weeks ago

40 Hari Mengenang James F. Sundah, Beasiswa Riset Hak Cipta Diluncurkan

Empat puluh hari setelah kepergian komposer dan pencipta lagu legendaris Indonesia, James Freddy Sundah, sebuah…

4 weeks ago

Cerita Chef Diaspora Bikin Kuliner Nusantara Mendunia

Membincangkan kuliner Nusantara memang tak pernah ada habisnya. Menariknya, kuliner bukan hanya soal rasa, tetapi…

1 month ago

Diaspora Global Summit 2: Dari Brain Drain Menuju Brain Gain

Dalam era globalisasi, jutaan warga Indonesia tersebar di berbagai negara sebagai pelajar, akademisi, profesional, pengusaha,…

1 month ago