Categories: EntertainmentPolitics

Ratu Haya al Hussein Mantan Istri Syekh Dubai Punya Pacar Gelap

Ratu Haya binti Al Husein, mantan istri penguasa Dubai Sheikh Mohammed bin Rashid al Maktoum dikabarkan memiliki pacar gelap dan memberikan uang diam senilai $ 6,4 juta atau hampir $ 90 miliar.

Berita miring itu terungkap dalam persidangan kasus perceraian pasangan itu di Pengadilan Tinggi London beberapa pekan lalu. Dalam persidangan tersebut, diungkap bahwa Ratu Haya punya hubungan gelap dengan salah seorang pengawal pribadinya. Tak disebutkan siapa, namun Daily Mail mengungkapkan pacar gelapnya adalah Russell Flowers, salah seorang pengawal pribadinya di Dubai.

Menurut harian New York Post, pria Inggris berusia 37 tahun itu dipikat dengan sejumlah hadiah dan pemberian. Termasuk di antaranya sebuah arloji bernilai $ 16 ribu dan sebuah senjata api langka bernilai $ 66 ribu. Ratu Haya binti al-Hussein juga dikabarkan memberikan dana $ 1,6 juta ke Russell Flowers untuk berupaya agar Haya tidak dekat-dekat dengan suaminya, Mohammed bin Rashid al Maktoum.

Rahasia gelap yang terungkap itu, akhirnya menyebabkan kehidupan keluarga Russell Flowers berantakan. Sementara Ratu Haya yang berusia 46 tahun itu harus meninggalkan Dubai bersama putri dan putrinya untuk menetap di London, Inggris.

Ratu Haya bersama putra putrinya (youtube)

Ratu Haya, putri Raja Yordan ini menjadi stri ke-6 dan istri termuda dari Mohammed bin Rashid al Maktoum pada 2004. Setilha bercerai awal tahun 2020, Putri Haya kini hidup di sebuah rumah mewah seharga $ 113 juta di salah satu kawasan elite di kawasan Kensington, London. Selama proses perceraian, Mohammed bin Rashid al Maktoum pernah menulis puisi berjudul ”Perempuan yang ”Berkhianat dan Berkhianat”. Ada kabar pula terjadi aksi kekerasan dalam rumah tangga di Kerajaan Dubai. (DP)

.

View Comments

  • Your point of view caught my eye and was very interesting. Thanks. I have a question for you.

  • Thanks for sharing. I read many of your blog posts, cool, your blog is very good.

  • Thank you for your sharing. I am worried that I lack creative ideas. It is your article that makes me full of hope. Thank you. But, I have a question, can you help me?

  • Can you be more specific about the content of your article? After reading it, I still have some doubts. Hope you can help me.

Recent Posts

Lampion Merah di Museum Benteng Heritage

Oleh: Renville Almatsier Lampion merah bergantungan sepanjang gang sempit yang pendèk sekitar Museum Benteng Heritage…

1 week ago

Puasa, Dari Waktu Ke Waktu

Ramadan kali ini, di usiaku yang hampir 60 tahun, mengingatkanku akan perkembangan pemahamanku tentang makna…

2 weeks ago

Update Kasus Ponzi Diaspora Indonesia Senilai $24,5 Juta

Masih ingat kasus ponzi yang pelakunya diaspora dan WNI yang tinggal di New York? Kasus…

2 weeks ago

Prabowo dan AS Capai Komitmen Investasi USD38,4 Miliar

Kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke Amerika Serikat pada Februari 2026 menandai fase baru dalam…

4 weeks ago

Senior Centers di Indonesia

Menua Itu Soal Tempat, Bukan Sekadar Umur. “Menua bukan hanya proses biologis. Ia sangat dipengaruhi…

4 weeks ago

SAVE America Act dan Ancaman bagi Pemilih AAPI

Organisasi advokasi pemilih Asian and Pacific Islander American Vote (APIAVote) menyatakan keprihatinan atas lolosnya SAVE…

1 month ago