Awal pekan ini beredar video aksi penjarahan di media sosial milik warga Indonesia di AS. Dalam unggahan itu, disebutkan pemilik restoran yang menjadi korban perusakan itu adalah warga Indonesia di kawasan Queens, New York. Namun setelah ditelusuri, berita itu ternyata keliru.
Restoran yang menjadi korban penjarahan itu bernama Fish Village Restaurant, milik imigran dari Tiongkok. ‘’Rekaman video itu ramai di WeChat,’’ kata Tojny Hu, manajer restoran. Hal itu juga dibenarkan Tong Yi Hu, salah satu pelayan resto itu. ‘’Menakutkan. Kami tidak tahu apa penyebabnya,’’ sambungnya.
Berita mengenaskan itu terjadi akhir pekan lalu. Sekelompok penjarah terdiri dari belasan remaja kulit berwarna tampak menghancurkan meja kursi di dalam ruang makan restoran berwarna biru. Sekitar 30 pengunjung yang sedang makan malam, terpaksa kabur melarikan diri, ketika penjarahan terjadi sekitar pukul 8.20 malam.
‘’Penjarahan itu berlangsung kira-kira hanya satu menit,’’ tutur Tony Hu, manajer restoran Fish Village yang saat kejadian berada di balik meja kasir. Tak mengherankan bila telpon ke nomor darurat 911 sia-sia karena ‘’Mereka sudah keburu kabur,’’ sambung Tony kepada situs Newsbreak.com Tidak ada korban terluka dalam peristiwa itu. Diperkirakan kerugian mencapai $ 20 ribu. Pihak kepolisian setempat juga belum menangkap pelakunya.
Aksi perusakan dengan korban warga Asia di AS semakin marak belakangan ini. ‘’Kami berada di titik nadir, dan tidak dapat berbuat apa-apa,’’ kata Yiatin Chu, presiden Asian Wave Alliance dan pendiri PLACE NY kepada New York Post.
Aksi kejahatan terhadap warga Indonesia di Philadelphia juga dialami pasangan muda Ayumi Kahwayi dan Felix Santoso. Dalam kasus ini, tersangka perampok gagal masuk ke rumah mereka karena pintu rumah keburu dikunci. Yang menakutkan tersangka pernah melakukan kejahatan belasan kali dan tak pernah ditahan. Silakan klik tautan ini: (https://indonesianlantern.com/2023/03/03/pasangan-muda-diaspora-indonesia-nyaris-dirampok-di-philadelphia.)
Dalam era globalisasi, jutaan warga Indonesia tersebar di berbagai negara sebagai pelajar, akademisi, profesional, pengusaha,…
Sekitar 237 orang yang menjadi korban penipuan investasi bodong di AS, bisa bernafas sedikit lega.…
Datang ke Amerika Serikat untuk pertama kalinya bukan hanya soal mengejar mimpi. Bagi banyak pendatang…
Komunitas Indonesia di Philadelphia kembali berduka. Nathali, seorang perempuan diaspora Indonesia berusia 72 tahun, meninggal…
"Saya tidak hanya kehilangan uang. Saya kehilangan kepercayaan kepada orang-orang yang saya anggap keluarga." Kalimat…
oleh: Nuria Soeharto Setelah tayang perdananya di Forum Papua Barat, di Auckland, Selandia Baru, pada…