Angklung Indonesia Menggoyang ‘The 32nd Asian Culture Festival’ di Florida

“Shake it off…shake it off…shake it off…”, demikian sebait lagu “Shake it Off” nya Taylor Swift yang dinyanyikan oleh Gisela ‘Sela’ Immanuel dari grup ANGKLUNG INDONESIA diiringi oleh getaran suara bambu beradu yang sangat cepat sekali namun terdengar harmonis menggetarkan hati setiap para penonton.

Bahkan, Megasari ‘Mega’ Elisabet, Music Director dan juga Conductornya Angklung Indonesia tak lupa menyelipkan sedikit “Bang Bang” nya Jessie J di bagian ‘bridge’ nya lagu Taylor Swift tersebut. Sebuah aransemen yang sangat brilliant dilakukan oleh Mega dengan memadukan dua buah lagu yang digemari kaum muda milenial di Amerika Serikat ini.

Ratusan penonton yang hadir di acara “The 32nd Asian Culture Festival” serentak menggoyangkan tubuh mereka dan bertepuk tangan seraya mengikuti goyangan Sela, diaspora muda Indonesia, yang masih kuliah S1 di University of South Florida, Tampa, Florida.

Acara ini juga dihadiri oleh pejabat-pejabat lokal Miami-Dade County, mulai dari Mayor Daniella Levine Cava, para Commissioner nya Miami-Dade County (Chairman Oliver G. Gilbert dan Vice Chairman Anthony Rodriguez) dan Duta Besar Thailand yang baru, Ambassador Tanee Sangrat, serta beberapa Konsul Jenderal dari beberapa negara di Asia.

“What is this?”, tanya Mayor of Miami Dade County, Mrs. Cava, kepada salah satu anggota Angklung Indonesia sambil memegang pin angklung yang tersemat di kain ulos yang dia pakai, ketika ada sesi foto bersama dengan beliau sesaat sebelum penampilan kami, dan dengan antusias kami pun menjelaskan tentang angklung sebagai salah satu alat musik tradisional milik bangsa Indonesia yang kita banggakan dan pada tanggal 18 November 2010, UNESCO telah mengakui angklung dari Indonesia as a Masterpiece of the Oral and Intangible Heritage of Humanity. 

“They are so stunning! We couldn’t have done it without you guys”, demikian Mrs Vaz Tai, Ketua Panitia acara ini, menyatakan kekagumannya dan juga kekaguman para penonton akan penampilan angklung dan juga penampilan kami kedua yang membawakan tarian daerah dari Sumatera Utara yang juga merupakan judul sebuah lagu yang sudah terkenal di Indonesia yaitu “Sinanggar Tulo”.

Sinanggar Tulo bercerita tentang nasehat orang tua kepada anaknya yang sedang kebingungan mencari jodoh agar kehidupannya kelak tidak ada masalah dan dengan anggunnya, 7 penari perempuan Angklung Indonesia yang mengenakan seragam ulos melakukan gerakan-gerakan yang penuh dengan ritme dan tempo mengingatkan kita dengan gerakan boneka ‘sigale-gale’ yang mistis di Pulau Samosir, Sumatera Utara, Indonesia.

“The 32nd Annual Asian Culture Festival” diselenggarakan pada tanggal 4 dan 5 Maret 2023 yang lalu di Tropical Park, Miami, Florida, oleh Thai-American Association of South Florida dan selama dua hari tersebut telah dikunjungi ribuan masyarakat dari kota Miami dan sekitarnya.

Selain penampilan-penampilan seni dan budaya, festival ini juga dimeriahkan dengan vendor-vendor makanan dan minuman serta information booth dari berbagai negara di Asia yang ikut serta, diantaranya Jepang, Taiwan, Korea dan tentu saja dari Thailand sebagai tuan rumah penyelenggara acara seni dan budaya Asia yang terlama di negara bagian Florida ini.

ANGKLUNG INDONESIA merupakan sebuah organisasi nirlaba yang berkedudukan di Tampa, Florida, dan sudah terdaftar resmi di negara bagian Florida sejak tanggal 13 September 2019 yang lalu dan bertujuan untuk memperkenalkan dan mempromosikan angklung di seluruh pelosok Florida dan juga di kota-kota besar lainnya di Amerika Serikat. (Artikel & Foto: Dharma Datubara, Co-Founder and Executive Director of ANGKLUNG INDONESIA, Inc.)

.

Recent Posts

Philadelphia Rilis Laporan Tingkat Kematian Ibu Hamil, Overdosis Jadi Salah Satu Penyebab Utama

Departemen Kesehatan Masyarakat Philadelphia (Philadelphia Department of Public Health/PDPH) merilis laporan terbaru mengenai tingkat kematian…

4 days ago

Benarkah Imigran Membebani Amerika? Di Balik Dalih Visa Trump dan Dampaknya bagi Indonesia

Pemerintahan Donald Trump menggunakan ancaman “public charge” untuk menghentikan visa imigran dari 75 negara. Namun,…

6 days ago

Merdeka Tennis 2026, Adu Smash dan Keakraban Komunitas Indonesia di Philadelphia

Semangat kemerdekaan tak selalu dirayakan dengan upacara atau perlombaan tradisional. Di Philadelphia, komunitas tenis Indonesia…

1 week ago

Perjalanan Budaya Keramik Klampok yang Melegenda

Deretan showroom keramik di sepanjang jalan nasional Kecamatan Purwareja Klampok, Banjarnegara, Jawa Tengah, mengalihkan pandangan…

2 weeks ago

Indonesia Tak Masuk Daftar 75 Negara yang Kena Pembatasan Visa Imigran Trump

Kebijakan yang sempat menghentikan penerbitan immigrant visa bagi warga 75 negara akhirnya dibatalkan hakim federal…

3 weeks ago

Kisah Piping Si Pemburu Ombak

Apa yang dirisaukan para peselancar? Jawabnya pasti, ”Tak ada ombak besar!” Semakin ganas ombak, adrenalin…

4 weeks ago