Kegiatan ibadah di Masjid Omar di New Jersey kembali berjalan normal, setelah aksi penusukan terjadi pukul 6.00 pagi Ahad kemarin. Catatan kepolisian setempat mengungkapkan bahwa Sayed Elnakib, imam yang tengah memimpin sholat Subuh pagi itu, tiba-tiba ditusuk bagian dadanya dua kali oleh Syarif Zorba.
Tersangka pelaku berusia 32 tahun itu sempat melarikan diri, namun dikejar umat dan dilumpuhkan. Sementara Imam Sayeb Elnak diselamatkan ke rumah sakit terdekat. ‘’Saat umat berlutut di tengah Sholat, orang itu berlari ke depan, mengeluarkan pisau dan menusuk Imam, dua kali,’’ tutur Abdul Hamden, jurubicara Masjid Omar kepada harian The New York Post.
‘’Pelaku langsung diamankan,’’ tutur Andre Sayegh, Walikota Paterson usai menjenguk korban. Kegiatan ibadah di Masjid Omar, yang terletak di Getty Avenue, Paterson, New Jersey, kembali berjalan normal hari Minggu itu, dengan penjagaan cukup ketat.
Anggota Dewan Kota Paterson, NJ, Al Abdelaziz, menjelaskan bahwa seluruh komunitas perlu bekerjasama untuk melawan aksi kekerasan dan kebencian,’’ ujarnya. Sementara ini, pihak kepolisian setempat mengungkapkan bahwa insiden penusukan ini bukan bermotif kebencian agama, melainkan dendam pribadi. Data menunjukkan, sejak tahun 2022 terjadi 152 kali aksi anti-Muslim di New Jersey, jumlah tertinggi selama ini. (DP)
Datang ke Amerika Serikat untuk pertama kalinya bukan hanya soal mengejar mimpi. Bagi banyak pendatang…
Komunitas Indonesia di Philadelphia kembali berduka. Nathali, seorang perempuan diaspora Indonesia berusia 72 tahun, meninggal…
"Saya tidak hanya kehilangan uang. Saya kehilangan kepercayaan kepada orang-orang yang saya anggap keluarga." Kalimat…
oleh: Nuria Soeharto Setelah tayang perdananya di Forum Papua Barat, di Auckland, Selandia Baru, pada…
Bagi ratusan ribu imigran muda yang dikenal sebagai Dreamers, Amerika selama bertahun-tahun terasa seperti rumah,…
Washington D.C. - On Monday, May 4th at the National Press Club, journalists, reporters, and…