Categories: Uncategorized

“Women from Rote Island” Memenangkan Penghargaan Khusus di New York Asian Film Festival 2024

Film Indonesia berjudul “Women from Rote Island” meraih penghargaan khusus dalam New York Asian Film Festival 2024 yang diselenggarakan dari tanggal 12 hingga 28 Juli 2024 dan mengambil tempat  di tiga lokasi, yaitu Lincoln Center, SVA Theatre dan LOOK Cinemas W57, New York.

Credit photo Cahaya Bintang Semesta

Tahun ini adalah kali keduapuluh tiga penyelenggaraan NYAFF dengan pemutaran lebih dari 90 judul film yang berasal dari China, Korea Selatan, Jepang, Hong Kong, Taiwan, Thailand, Indonesia, Mongolia, Malaysia, Filipina dan Vietnam.

“Women from Rote Island” disutradarai oleh Jeremias Nyangoen menceritakan seorang perempuan pekerja migran bernama Martha. Sebelum meninggal ayahnya sempat berpesan untuk tidak dikuburkan sebelum Martha pulang ke pulau Rote. Saat bekerja di Sabah Martha mengalami kekerasan seksual dan sekembalinya ke pulau Rote dirinya mendapat perlakuan buruk dan harus mengalami depresi berat.
Sebagai sutradara Jeremias mampu menangkap keindahan pulau Rote yang dipadukan dengan adegan-adegan kekerasan dan pelecehan yang ditampilkan secara eksplisit. Tidak heran “Women from Rote Island” meraih 4 piala Citra dalam Festival Film Indonesia 2023.

Credit photo Cahaya Bintang Semesta
IL

Recent Posts

Indonesia Tak Masuk Daftar 75 Negara yang Kena Pembatasan Visa Imigran Trump

Kebijakan yang sempat menghentikan penerbitan immigrant visa bagi warga 75 negara akhirnya dibatalkan hakim federal…

1 week ago

Kisah Piping Si Pemburu Ombak

Apa yang dirisaukan para peselancar? Jawabnya pasti, ”Tak ada ombak besar!” Semakin ganas ombak, adrenalin…

2 weeks ago

Perempuan dan Masa Depan Diplomasi

Diplomasi modern tidak lagi sekadar soal perundingan antarnegara atau penandatanganan perjanjian internasional. Di era yang…

2 months ago

Wajar Bukan Berarti Benar

Seorang teman menangis tergugu. Pernikahan putra satu-satunya batal. Sekilas, penyebabnya tampak sederhana. Calon pengantin perempuan…

2 months ago

Anak Jaksel Berkarier di The New York Times

Lahir dari ayah Amerika dan ibu Panama, Nick Swyter tumbuh besar di Jakarta, menjelajahi jalan-jalan…

2 months ago

40 Hari Mengenang James F. Sundah, Beasiswa Riset Hak Cipta Diluncurkan

Empat puluh hari setelah kepergian komposer dan pencipta lagu legendaris Indonesia, James Freddy Sundah, sebuah…

3 months ago