Tuesday, September 26, 2017
Home > 2016 > October

Operasi Pemberantasan Perdagangan & Sex Bocah digelar Lima Negara

Biro Investigasi Federal, FBI berhasil menyelamatkan 82 bocah ingusan dalam operasi pemberantasan perdagangan seks anak-anak. The Washington Post mengabarkan Selasa (25/10/2016), operasi yang diberi nama ‘Operation Cross Country X’ itu digelar pertengahan Oktober. Tercatat 239 tersangka mucikari berhasil ditangkap. Lima bocah yang menjadi korban rata-rata berusia di bawah usia 16 tahun. Operasi

Read More

Kisah Pertemuan Pendeta Lukas Kusuma dengan Gubernur Ahok di Balai Kota Jakarta

Bertemu dengan Ahok, menjadi kebanggaan tersendiri bagi para pengagum pemimpin Jakarta itu. Kebanggaan itulah yang dirasakan Pendeta Lukas Kusuma, pendiri dan pemimpin Gereja Bethany Miracle Center, Philadelphia, Pennsylvania, Amerika Serikat. ‘’Hari Rabu 26 Oktober 2016, saya sudah tiba di Balai Kota DKI Jakarta,’’ tutur Lukas Kusuma mengawali ceritanya. Petugas Balai Kota

Read More

Proses Pengadilan Dua Pramuwisma Indonesia di Hong Kong Cukup Menyeramkan

Pemutaran video yang dijadikan bukti atas pengadilan terhadap Rurik Jutting, pelaku pembunuh dua perempuan Indonesia di Hong Kong cukup menyeramkan. Majalah TIME mengabarkan Selasa (25/10/2016), dalam salah satu video terlihat Rurik Jutting menyuruh Sumarti Ningsih, korbannya memainkan alat seks. Kemudian Sumarti, 23 tampak merintih kesakitan saat dipukul benda tajam. Mayat korban

Read More

Dua Wartawan AS Diancam Hukuman Puluhan Tahun Penjara Karena Meliput Pembangunan Jalur Pipa Minyak

Deia Schlosberg dan Lindsey Grayzel, dua pembuat film dokumenter AS diancam puluhan tahun penjara karena merekam aksi protes pembangunan jalur pipa minyak yang melintas di sejumlah negara bagian. Schlosberg, pembuat film berbasis di New York ditangkap setelah merekam kegiatan pengunjuk rasa di TransCanada Pipeline di Pembina County, North Dakota, 11 Oktober

Read More

Karyawan Muslim di Kantor Facebook Protes atas Posting Donald Trump

Sejumlah karyawan Facebook mengancam mundur setelah mereka gagal menghapus unggahan Donald Trump yang melarang kaum Muslim memasuki AS. Seperti dikutip Engadget Jumat (21/10/2016), harian Wall Street Journal mengungkapkan, ancaman itu mereka lakukan karena posting Trump melanggar peraturan Facebook. Sesuai peraturan yang ada, redaktur Facebook biasanya menghapus posting yang berisi kebencian pada

Read More