Categories: Uncategorized

Bob Dylan Pemenang Nobel Sastra 2016

Penyanyi dan pengarang lagu Bob Dylan meraih hadiah Nobel Kesusasteraan. Hadiah bergengsi internasional itu diberikan atas ‘’Karya-karyanya yang puitis di antara lagu-lagu tradisional Amerika’’ bunyi pernyataan resmi Swedish Academy.

Pengumuman yang dipublikasikan di Stockholm, Swedia Kamis 13 Oktober 2016 itu cukup mengejutkan, karena karya Bob Dylan dianggap tidak memenuhi persyaratan penerima hadiah Nobel. Antara lain karena tidak sesuai dengan karya sastra tradisional yang terdiri dari novel, puisi dan cerita pendek seperti yang dikenal selama ini. ‘’Liriknya cukup indah dan berisi keprihatinan yang abadi. Sementara beberapa karya puisi lainnya terlihat lebih berpengaruh,’’ tutur Bill Wyman dalam esainya di New York Times, 2013.

Pemberian hadiah Nobel Sastra itu diumumkan beberapa jam setelah wafatnya Dario Fo. Penulis naskah Italia berusia 90 tahun ini adalah sutradara dan pemain satire yang dikenal karyanya dan mendapat hadiah pada 1997.

Bob Dylan yang kini berusia 75 tahun, lahir di Duluth, Minnesota, AS. Penyanyi bernama asli Robert Allen Zimmerman adalah penulis lagu yang banyak berpengaruh selama 50 tahun. Sejumlah lagu ciptaannya dikenal di tahun 1960-an dan meraih sukses dunia. Di antara lagu-lagunya yang terkenal adalah ‘Blowin in the Wind dan ‘The Times The Are a-Changin’ menjadi tema lagu dalam peringatan hak-hak dan gerakan anti perang.

Hadiah Nobel Sastra itu, akan diterimanya 20 Desember 2016 di di Stockholm, Swedia. (DP)

 

 

IL

Recent Posts

Isu Visa Revoked

Beberapa waktu terakhir, beberapa teman menerima email dengan subjek “U.S. Visa Revocation Notice…” yang dikirim…

2 days ago

Philadelphia Rilis Laporan Tingkat Kematian Ibu Hamil, Overdosis Jadi Salah Satu Penyebab Utama

Departemen Kesehatan Masyarakat Philadelphia (Philadelphia Department of Public Health/PDPH) merilis laporan terbaru mengenai tingkat kematian…

1 week ago

Benarkah Imigran Membebani Amerika? Di Balik Dalih Visa Trump dan Dampaknya bagi Indonesia

Pemerintahan Donald Trump menggunakan ancaman “public charge” untuk menghentikan visa imigran dari 75 negara. Namun,…

1 week ago

Merdeka Tennis 2026, Adu Smash dan Keakraban Komunitas Indonesia di Philadelphia

Semangat kemerdekaan tak selalu dirayakan dengan upacara atau perlombaan tradisional. Di Philadelphia, komunitas tenis Indonesia…

2 weeks ago

Perjalanan Budaya Keramik Klampok yang Melegenda

Deretan showroom keramik di sepanjang jalan nasional Kecamatan Purwareja Klampok, Banjarnegara, Jawa Tengah, mengalihkan pandangan…

2 weeks ago

Indonesia Tak Masuk Daftar 75 Negara yang Kena Pembatasan Visa Imigran Trump

Kebijakan yang sempat menghentikan penerbitan immigrant visa bagi warga 75 negara akhirnya dibatalkan hakim federal…

4 weeks ago