Sebuah iklan raksasa bertuliskan huruf Arab dipasang di papan iklan raksasa di tepi jalan raya Michigan, untuk mengolok-olok Donald Trump.
The Guardian mengabarkan Selasa (18/10/2016) billboard bertuliskan Arab itu artinya: ‘’Donald Trump tidak bisa membaca ini. Tapi dia sudah ketakutan melihat ini iklan ini’’. Belum jelas, apakah Trump, kandidat Republik yang dianggap anti-Muslim itu telah membaca iklan itu. Namun, iklan raksasa itu dibiayai oleh Nuisance Committee, sebuah kelompok yang pernah mempopulerkan permainan ‘Cards Against Humanity’.
Melissa Harris, jurubicara kelompok itu menjelaskan, pihaknya sengaja memilih lokasi pemasangan di Dearborn, Michigan. Alasannya, karena tempat itu merupakan salah satu kawasan yang mayoritas penduduknya adalah warga AS berdarah Arab. ‘’Mereka yang tak bisa berbahasa Arab bakal bertanya pada mereka yang mampu berbahasa Arab,’’ tutur Melissa. ‘’Dengan demikian terjadi dialog antara warga yang berbahasa Arab di Detroit, bahkan di seluruh AS,’’ kata Melissa melanjutkan.
Sebelumnya, kelompok ini juga pernah mengedarkan video kampanye sikap Donald Trump terhadap kaum Muslim dengan kebijaksanaan AS terhadap Jepang dalam Perang Dunia II. Kelompok ini juga pernah menggunakan tulisan Arab untuk mengolok-olok Islamophobia dengan menggunakan tas kain bertuliskan: ‘’Tulisan ini tidak punya maksud apa-apa. Hanya menakut-nakuti mereka yang takut melihat Bahasa Arab!’’
Diplomasi modern tidak lagi sekadar soal perundingan antarnegara atau penandatanganan perjanjian internasional. Di era yang…
Seorang teman menangis tergugu. Pernikahan putra satu-satunya batal. Sekilas, penyebabnya tampak sederhana. Calon pengantin perempuan…
Lahir dari ayah Amerika dan ibu Panama, Nick Swyter tumbuh besar di Jakarta, menjelajahi jalan-jalan…
Empat puluh hari setelah kepergian komposer dan pencipta lagu legendaris Indonesia, James Freddy Sundah, sebuah…
Membincangkan kuliner Nusantara memang tak pernah ada habisnya. Menariknya, kuliner bukan hanya soal rasa, tetapi…
Dalam era globalisasi, jutaan warga Indonesia tersebar di berbagai negara sebagai pelajar, akademisi, profesional, pengusaha,…