Categories: Uncategorized

Penggemar ganja gelar ‘merokok bareng’ di pelantikan Trump

DCMJ, sebuah kelompok pengisap ganja berniat melakukan aksi merokok bareng di acara pelantikan presiden Donald Trump, 20 Januari nanti.

CNN melaporkan Rabu (4/1/2016), untuk itu, DCMJ akan menyediakan 56,6 gram ganja untuk diisap 4.200 orang yang berniat melakukan ‘ngisap bareng’. Acara itu akan digelar di Dupont Circle, salah satu kawasan keramaian yang terletak di Barat Daya Washinton DC.

‘’Kami ingin mempertahankan gerakan ini melawan pemerintah federal. Kami khawatir bila Jaksa Agung Jeff Session bakal melarang mariyuana kembali,’’ tutur Adam Eidinger, pimpinan DCMJ. ‘’Ini adalah hak kami. Kami juga pengin memberi pelajaran bagi pendukung Trump, bahwa yang kami lakukan adalah legal,’’ sambung Adam Eidinger, pendiri DCMJ singkatan dari District of Columbia Marijuana Joint’.

Para penggemar marijuana itu juga berencana mengisap bareng ganja di National Mall  selama empat menit dan 20 detik, menjelang pelantikan Trump. 420 adalah kode khusus untuk mengkonsumsi ganja. Adam juga wanti-wanti bagi para peminat agar mengisap bareng di tempat yang ditentukan, bila tidak ingin ditangkap. ‘’Jika taman National Mall berbau asap ganja, hanya ada satu orang yang disalahkan. Yaitu Donald Trump!’’ tutur Adam.

Belum ada tanggapan soal ini dari kubu Trump. Namun ada kabar, Jeff Session tidak terlalu keras sikapnya terhadap para pengisap ganja. Lagipula di beberapa negara bagian, ganja diizinkan sebagai pengobatan altrenatif. Sejak tahun 2013, Adam Eidinger berupaya menjadikan Washington DC sebagai tempat legal mengisap ganja, namun sampai kini tetap saja dilarang. Padahal mereka berhasil mengumpulkan 57 ribu tanda tangan untuk menyampaikan petisi kepada Dewan Kota District of Columbia. (DP)

IL

Recent Posts

Perempuan dan Masa Depan Diplomasi

Diplomasi modern tidak lagi sekadar soal perundingan antarnegara atau penandatanganan perjanjian internasional. Di era yang…

1 day ago

Wajar Bukan Berarti Benar

Seorang teman menangis tergugu. Pernikahan putra satu-satunya batal. Sekilas, penyebabnya tampak sederhana. Calon pengantin perempuan…

4 days ago

Anak Jaksel Berkarier di The New York Times

Lahir dari ayah Amerika dan ibu Panama, Nick Swyter tumbuh besar di Jakarta, menjelajahi jalan-jalan…

2 weeks ago

40 Hari Mengenang James F. Sundah, Beasiswa Riset Hak Cipta Diluncurkan

Empat puluh hari setelah kepergian komposer dan pencipta lagu legendaris Indonesia, James Freddy Sundah, sebuah…

3 weeks ago

Cerita Chef Diaspora Bikin Kuliner Nusantara Mendunia

Membincangkan kuliner Nusantara memang tak pernah ada habisnya. Menariknya, kuliner bukan hanya soal rasa, tetapi…

4 weeks ago

Diaspora Global Summit 2: Dari Brain Drain Menuju Brain Gain

Dalam era globalisasi, jutaan warga Indonesia tersebar di berbagai negara sebagai pelajar, akademisi, profesional, pengusaha,…

1 month ago