Categories: Politics

Testimoni Trump Jr dan Jared Kushner di parlemen pekan depan

Jared Kushner menantu Presiden Trump dan Donald Trump Jr., putra tertua Trump, dijadualkan akan memberi penjelasan di hadapan Parlemen AS pada 24 Juli 2017. Hal itu diutarakan Abbe Lowell, pengacara Kushner kepada Politico.com Kamis (20/7/2017). ‘’Kami telah mengatur jadual wawancara dengan Senat pada Selasa 24 Juli mendatang,’’ katanya. ‘’Sejak Maret lalu, klien saya telah siap untuk menjelaskan seluruh informasi kepada Kongres,’’ lanjut Lowell.

Sementara itu, Komite Judisial Senat memanggil Donald Trump Jr dan Paul Manafort, bekas ketua tim kampanye Trump untuk memberikan testimoni di hadapan sebuah panel Senat. Permintaan untuk menghadap yang diterima pihak Trump Rabu kemarin, menunjukkan jadual yang ditetapkan hari Rabu, 26 Juli 2017.

Komisi di Kongres dan Senat akan menanyakan pertanyaan seputar keterlibatan Rusia dalam Pilpres AS 2016. Terutama pertemuan di Trump Tower yang digelar Trump Jr dan Kushner dan dihadiri oleh sejumlah warga Rusia. Mereka adalah pelobi Rusia Rinat Akhmetshin, lalu pengacara Rusia Natalia Veselnitskaya, yang dikenal dekat dengan Kremlin, dan Irakly (Ike) Kaveladze. Warga AS berdarah Rusia yang mendirikan 2 ribu perusahaan untuk para broker Rusia, untuk mencuci uang hasil korupsi di Rusia.

Dengar pendapat Rabu 26 Juli, diduga merupakan acara paling menarik. Sebab, dalam acara itu, Trump Jr. diminta menjelaskan perannya menggelar pertemuan di Trump Tower pada Juni 2016 lalu. Kenapa harus mengundang empat warga Rusia yang dikenal dekat dengan Pemerintahan Presiden Vladimir Putin. Pertanyaan penting seputar peranan Trump Jr itu diakui lewat sebuah email yang diterbitkan pekan lalu.

Sebelumnya, Trump Jr dan ayahnya selalu membantah kritik yang menyebut mereka berhubungan dengan pejabat Rusia. Keduanya tetap bersikukuh bahwa pertemuan itu sekedar riset yang sifatnya standard, di tengah kampanye politik. Namun, akhirnya terbongkar oleh Harian The New York Times bahwa pertemuan itu dihadiri empat warga Rusia yang dekat dengan Kremlin.

SaveSave

SaveSave

.

Recent Posts

Aturan Baru “Public Charge” Digugat Sejumlah Negara Bagian

Aturan baru dapat membuat penggunaan sejumlah bantuan pemerintah ikut dipertimbangkan dalam permohonan green card. Namun,…

1 week ago

Isu Visa Revoked

Beberapa waktu terakhir, beberapa teman menerima email dengan subjek “U.S. Visa Revocation Notice…” yang dikirim…

2 weeks ago

Philadelphia Rilis Laporan Tingkat Kematian Ibu Hamil, Overdosis Jadi Salah Satu Penyebab Utama

Departemen Kesehatan Masyarakat Philadelphia (Philadelphia Department of Public Health/PDPH) merilis laporan terbaru mengenai tingkat kematian…

2 weeks ago

Benarkah Imigran Membebani Amerika? Di Balik Dalih Visa Trump dan Dampaknya bagi Indonesia

Pemerintahan Donald Trump menggunakan ancaman “public charge” untuk menghentikan visa imigran dari 75 negara. Namun,…

3 weeks ago

Merdeka Tennis 2026, Adu Smash dan Keakraban Komunitas Indonesia di Philadelphia

Semangat kemerdekaan tak selalu dirayakan dengan upacara atau perlombaan tradisional. Di Philadelphia, komunitas tenis Indonesia…

3 weeks ago

Perjalanan Budaya Keramik Klampok yang Melegenda

Deretan showroom keramik di sepanjang jalan nasional Kecamatan Purwareja Klampok, Banjarnegara, Jawa Tengah, mengalihkan pandangan…

4 weeks ago