Categories: EconomyPolitics

PM Mahathir Potong Gaji Para Menteri Kabinetnya

Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, mengumumkan pemotongan gaji anggota kabinet sebanyak 10 persen dan berlaku segera. “Ini menunjukkan kami memperhatikan masalah keuangan yang dialami negara ini,” kata Mahathir dalam jumpa pers dengan didampingi Wakil PM, Wan Azizah Wan Ismail, dan semua menteri dari kabinet baru yang berjumlah sekitar 15 orang, Rabu, 23 Mei 2018.

Seperti dilansir New Straits Times, Channel News Asia dan Malaysia Kini, Mahathir mengumumkan keputusan pemotongan 10 persen gaji ini seusai menggelar rapat perdana kabinet di Putrajaya, yang merupakan kompleks pemerintahan Malaysia.

Menurut Mahathir, para pejabat senior pegawai negeri sipil justru mendapat gaji yang lebih besar dibandingkan para menteri saat ini. “Jadi terserah mereka jika mereka merasa ingin berkontribusi mengurangi biaya penyelenggaraan negara. Mereka bisa melakukannya tapi kami tidak akan memaksanya,” kata dia. Mahathir menambahkan pemerintahan baru akan melihat masalah ini secara positif dan menaikkan gaji pns jika diperlukan.

Dalam jumpa pers ini, Mahathir juga menjawab sejumlah isu lainnya. Dia mengatakan akan mengkaji ulang soal proyek pembangunan kereta api cepat yang menghubungkan Singapura dan Kuala Lumpur. Dia juga akan memeriksa ulang kontrak pencarian pesawat Malaysia MH370, yang masih hilang, dan jika perlu membatalkan kontrak itu.

Mahathir juga mengumumkan penghapusan pajak goods and services tax, yang menjadi janji kampanye koalisi partai Pakatan Harapan, mulai 1 Juni 2018. Pajak ini menjadi sorotan publik di Malaysia karena menyebabkan harga-harga kebutuhan pokok naik. Pajak ini diluncurkan oleh bekas PM Najib Razak.

Mahathir juga berjanji tidak akan menaikkan harga bahan bakar minyak meskipun harga minyak dunia mencapai US$70 per barel. (TEMPO.co.id)

.

Recent Posts

Kasus Skema Ponzi Marganda: Theresia Jaya Masuk Tahanan ICE

Apakah pembaca masih ingat kasus skema Ponzi Francius Marganda yang melibatkan kakak beradik Theresia Jaya…

8 hours ago

Perawat Asal Indonesia Ditangkap ICE Saat Hendak Berlibur ke Disneyland

Monica Ryadi telah tinggal di Amerika Serikat sejak berusia 9 tahun dan mendapat perlindungan Withholding…

4 days ago

Home Is Where the Heart Is

Ketika Diaspora Memilih Indonesia untuk Menjalani Masa Pensiun Keinginan untuk pulang biasanya datang perlahan. Mula-mula…

1 week ago

Aturan Baru “Public Charge” Digugat Sejumlah Negara Bagian

Aturan baru dapat membuat penggunaan sejumlah bantuan pemerintah ikut dipertimbangkan dalam permohonan green card. Namun,…

3 weeks ago

Isu Visa Revoked

Beberapa waktu terakhir, beberapa teman menerima email dengan subjek “U.S. Visa Revocation Notice…” yang dikirim…

3 weeks ago

Philadelphia Rilis Laporan Tingkat Kematian Ibu Hamil, Overdosis Jadi Salah Satu Penyebab Utama

Departemen Kesehatan Masyarakat Philadelphia (Philadelphia Department of Public Health/PDPH) merilis laporan terbaru mengenai tingkat kematian…

4 weeks ago