Press "Enter" to skip to content

TJ Maxx, Burlington, Ross & Pasar Swalayan ‘Aldi’ Membuka Ratusan Toko Baru

Kita sudah sering mendengar banyak toko retail di AS yang tutup karena bangkrut. Sebut saja JC Penney dan Sears yang dulu pernah berjaya dan kini tinggal nama. Juga toko sepatu seperti Payless atau toko mainan anak-anak Toys “R” Us, yang baru saja cuci gudang.

Tapi tidak banyak yang tahu, ternyata banyak pula nama-nama retail baru yang mendulang untung dan membuka cabang baru di AS. Situs Money.com menyebut sedikitnya ada 10 toko retail dan pakaian yang melebarkan sayap dengan membuka 50 cabang barunya.

 

Di antaranya adalah toko pakaian Marshalls dan T.J. Maxx. Dalam konperensi persnya, Ernie Herman, CEO TJX perusahaan pemilik Marshalls dan TJ Maxx menyatakan, ”Kami percaya diri bahwa kami memiliki daya tarik bagi para pemburu barang-barang retail,” kata Ernie yang kini membuka 125 toko barunya di beberapa lokasi di AS.

Hanya dalam beberapa bulan di tahun 2019 ini, Home Goods membuka 23 toko barunya, di sampin 11 toko baru TJ Maxx dan 12 Marshalls.

Sementara itu, toko pakaian Burlington yang dikenal dengan merk Burlington Coat Factory mulai bangun dan menjadi saingan berat TJ Maxx dan Marshalls. Toko Burlington yang banyak dikenal warga Indonesia di AS sejak lama itu, berencana membuka 50 toko barunya sepanjang tahun 2019.  13 toko di antaranya dibuka bulan Maret lalu, dan 12 lainnya akan dibuka bulan April dan bulan Mei mendatang.

 

Toko kecantikan Ulta Beauty yang tahun 2018 lalu penjualannya meningkat 14%, belakangan ini menambah 1.100 toko barunya di kawasan kota-kota pinggiran. Ratusan produk kecantikannya cukup variatif harganya. Mulai $ 3.00 hingga termahal $ 100.00 atau sekitar Rp 1,4 juta.

Toko Pakaian Ross mengumumkan bakal membuka 100 toko barunya pada tahun 2019 ini. Ke-100 toko itu terdiri dari 75 buah Ross Dress for Less Store, khusus pakaian wanita, dan 25 toko di lokasi baru yang melayani diskon khusus.

Toko serba murah Dollar Tree yang mencaplok Family Dollar pada 2015 lalu, akan membuka 160 toko barunya di seluruh AS. Demikian juga Toko Dollar General yang akan membuka 900 hingga 975 tokonya yang akan menjual berbagai macam kebutuhan bahan makanan dan sayur-sayuran dengan harga miring.

Pasar swalayan makanan dari Jerman, ‘Aldi’ juga membuka 100 toko barunya. Aldi yang selama ini dikenal masyarakat kelas bawah, karena harga bahan makannya yang serba murah, kini kebanjiran masyarakat menengah ke atas, karena mutu makanannya tidak kalah dengan pasar swalayan mahal seperti Wal-Mart atau Whole Foods.

Karena itu, silakan memborong pakaian sambil menyimpan bahan makanan murah di kulkas. (DP).