Press "Enter" to skip to content

Proyek Prestisius ‘Little Indonesia’ Akan Dibangun di New Hampshire, USA

Sebuah proyek prestisius yang membawa nama Indonesia makin berkibar, sedang dipersiapkan di AS. Proyek dengan nama ‘Little Indonesia’ itu akan mengubah wajah jalur utama Kota Somerswoth, New Hampshire menjadi kawasan khusus Indonesia.

Konjen RI Arifi Saiman dan Raude Racychel (tengah) usai membahas proposal Little Indonesia

Sesuai namanya, daerah seluas hampir 8 ribu meter persegi yang terletak di jantung Kota Somersworth, akan diubah menjadi pusat kebudayaan, kegiatan bisnis juga tradisi Indonesia. Sebuah gapura akan didirikan sebagai pintu masuk ‘Little Indonesia’ yang dihiasi lukisan mural, mencerminkan berbagai suku dan bahasa di Indonesia. ”Sebuah lentera vertikal akan dijadikan sebagai simbol cahaya yang menerangi komunitas Indonesia,” bunyi rancangan induk yang menjadi panduan tim Indonesian Community Connect, atau ICC.

Gapura Little Indonesia

Adalah Raude Raychel, Presiden Direktur Indonesian Community Connect, ICC, yang menjadi pencetus utama proyek yang diperkirakan akan rampung pada akhir tahun 2021. Untuk mewujudkan proyek besar ini, ICC, sebagai organisasi nirlaba bermarkas di New Hampshire menggandeng Amerika Bersatu (AB1), yang memiliki ratusan relawan dan memiliki jaringan di seluruh negara bagian di AS.

Tak berhenti sampai di situ. ICC juga menjalin kerjasama dengan pihak Kedutaan Besar RI dan Konsulat Jenderal RI New York, juga Kantor Walikota Somersworth.

Agar lebih fokus dan bergerak cepat, ICC pun membentuk komisi Little Indonesia yang tugasnya hanya mengurusi proyek ini. Maklum, ICC memiliki berbagai usaha di berbagai bidang bisnis dan usaha. Mulai dari layanan komunitas, terjemahan, transportasi dan travel, hingga proyek pertukaran budaya dan bisnis lainnya.

”Melalui kerjasama dengan ketiga lembaga pemerintah Indonesia dan AS serta jaringan AB1, saya optimistis proyek ini akan terwujud,” kata Raude Raychel, Presiden ICC. Pernyataan itu didukung oleh Ronny Rusli, pimpinan AB1 yang menyatakan proyek ini perlu mendapatkan dukungan sepenuhnya dari seluruh warga Indonesia.

Sementara itu, dalam sambutannya Walikota Somersworth, Dana S. Hillard mengungkapkan kebanggaannya bisa ikut berpartisipasi mewujudkan proyek ‘Little Indonesia’ ini. ”Warga Indonesia yang jumlahnya 2 ribu orang di sini, merupakan jumlah yang sangat signifikan,” kata Dana S. Hillard. ”Saya sangat bangga dengan komunitas Indonesia, dan siap membela hak mereka mendapatkan hak dan kebebasan yang sama seperti para pendahulu kami di sini,” sambungnya.

Kebanggaan itu memang beralasan, mengingat proyek LI digarap secara serius. Jalur utama atau Main Street di Somersworth yang kini ditempati beberapa bangunan kosong, akan direnovasi. Deretan toko dan kawasan bisnis yang kini sepi, akan diubah menjadi kawasan menarik, sehingga pengunjung merasa nyaman.

Raude Raychel bersama Konjen dan tim.

Di toko-toko akan dijual kerajinan dan makanan khas Indonesia. Ornamen dan hiasan dinding bagian luar pertokoan akan dihiasi dengan motif batik dan hiasan lainnya.

Agar tidak membosankan, sebagian jalanan utama akan dicat dan dihiasi dengan motif batik pula. Sementara itu, Patung Presiden Soekarno dan pemimpin serta tokoh Indonesia lainnya akan didirikan di depan beberapa toko atau bangunan museum.

Bangunan tua yang akan direnovasi.

Beberapa pusat kebudayaan dan film juga rencananya akan meramaikan distrik ‘Little Indonesia’. Dan, tentu saja, pusat belanja dan makanan serta pusat makanan khas Indonesia akan dibangun untuk tempat nongkrong pengunjung.

Alfred Byun

Untuk keperluan itu, ICC merekrut Alfred Byun sebagai Direktur Disain dan Alicia Kosasih, sebagai disainer dan arsitektur proyek Little Indonesia. Alfred Byun, lulusan Design and Enviromental Analysis dari Cornell University menyandang sejumlah proyek di AS. Bahkan Alfred Byun masih menjadi Design Director di Gensler, perusahan arsitektur dan disain kondang.

Sedangkan Alicia Kosasih, menyandang gelar Bachelor’s Degree Operation Management dari Boston University. Wanita kelahiran Jakarta ini dipercaya untuk memegang arsitektur interior di proyek Little Indonesia.

Alicia Kosasih

Menilik rancangan disain dan rencana proposal yang tengah digodok ini, diharapkan doa dan dukungan masyarakat Indonesia agar proyek raksasa Little Indonesia yang diperkirakakan dimulai awal 2021 ini dapat terwujud dan mampu mengharumkan nama bangsa. (DP).