Press "Enter" to skip to content

Masjid Agung al-Haram Ditutup Selama Ramadhan & Hari Raya Idul Fitri

Imam Agung Arab Saudi, Sheikh Abdulaziz al-Sheikh menyatakan sholat Tarawih hanya dilakukan di rumah dan tidak diselenggarakan Masjid al-Haram di Makkah, seperti biasanya. Hal itu diungkapkan mengingat masih diberlakukannya lock-down bagi seluruh Arab Saudi, menjelang ibadah Puasa yang dimulai pekan depan.

Dalam pernyataan resminya yang diedarkan harian lokal Okaz, Mufti Agung Sheikh Abdulaziz al-Sheikh juga menyatakan, ”Sholat Idul Fitri juga akan dilangsungkan di rumah masing-masing, apabila pandemi virus Convid-19 masih belum reda,” ujarnya.

Al Jazeera mengabarkan, sejak pertengahan Maret 2020 silam Kerajaan Arab Saudi telah melarang warganya melakukan sholat lima waktu dan sholat Jumat di masjid-masjid seluruh negeri. Larangan itu diterapkan untuk membendung penyebaran virus corona di seluruh wilayah Arab Saudi.

Kamis pekan lalu, Masjid Nabi Muhammad di Medina juga menyatakan tidak lagi menggelar pembagian makanan berbuka puasa bagi kaum dhuafa dan mereka yang membutuhkan, di saat Bulan Ramadhan. Kerajaan Arab Saudi mencatat terjangkitnya 6.380 kasus Convid-19 dan korban meninggal dunia sebanyak 83 orang.

Ahad kemarin, Kerajaan Arab Saudi memperpanjang lagi aturan masa berlakunya jam malam untuk mencegah terjadinya kasus-kasus corona baru. Jam malam diberlakukan di Riyadh dan kota-kota besar lainnya selama 24 jam. Sebelumnya, jam malam berlaku mulai pukul 15.00 hingga 06.00 pagi selama tiga pekan. Di luar jam-jam tersebut, warga setempat masih diizinkan untuk membeli barang-barang kebutuhan pokok.

Kementerian Dalam Negeri Saudi, memberikan izin khusus bagi sejumlah personil untuk keluar rumah. Namun, bagi penduduk biasa tetap dilarang keluar rumah, dengan sanksi dijatuhi hukuman denda bagi pelanggar. (DP)