Press "Enter" to skip to content

Barack Obama: Saya Tak Pernah Membayangkan Krisis Seperti Ini

Barrack Obama mengakui krisis yang terjadi kini tak pernah dibayangkan dalam hidupnya. ”Hal itu memberikan peluang untuk mencegah aksi kekerasan oleh polisi yang mampu mengganggu kesatuan negara dalam hal keadilan rasial dan reformasi polisi.”

 

Hal itu diungkapkan mantan presiden AS itu dalam acara Town Hall secara visual yang digelar Rabu 3 Juni 2020. Obama tampil di acara itu bersama Eric H. Holder, Jr, mantan jaksa agung dari Washington DC sebagai acara serial yang diselenggarakan My Brother’s Keeper Alliance, sebuah kelompok nirlaba yang didirikan Obama setelah peristiwa terbunuhnya Trayvon Martin, ditembak polisi tahun 2012.

Dalam dua tulisan essay yang diunggah pekan lalu, Obama meminta para demonstran muda untuk menyalurkan kemarahan mereka menjadi kekuatan politik mendukung Joe Biden, calon kuat pilpres dari Partai Demokrat.

Di acara itu, Obama melayani sejumlah pertanyaan yang dipandu pembawa acara. Baru-baru ini presiden AS ke-44 itu mengkritik kebijakan Gedung Putih tanpa menyebut nama Presiden Donald Trump.

Sebelum kedatangannya, sebuah radio Minneapolis, mengungkapnya adanya kunjungan seorang mantan pejabat tinggi di kota tempat peristiwa terbunuhnya George Floyd, korban polisi. Namun hal itu dibantah para pembantu dekat Obama. Sebelum berbicara secara virtual lewat Zoom, Presiden Jimmy Carter mengeluarkan pernyataan penting.

Intinya, ”Sebagai lelaki kulit putih dari Selatan, saya tahu betul dampak kebijaksanaan pemisahan antara kulit hitam dan putih dan ketidak adilan bagi kaum Afrika Amerika,” kata Carter. ”Kita butuh sebuah pemerintahan yang lebih baik dari sekarang,” lanjutnya. Kita dapat saksikan acara Town Hall yang diudarakan oleh Stasiun Televisi NBC News di atas. (DP)