WNA Boleh Tinggal di Indonesia 5-10 Tahun, Asalkan Punya Properti

Warga asing kini boleh tinggal di Indonesia selama 5 hingga 10 tahun. Keputusan baru yang disebut dengan ‘’Second Home Visa’’ itu dikeluarkan lewat surat edaran oleh Widodo Ekatjahjana, Direktur Jenderal Imigrasi Indonesia, awal pekan ini.

‘’Visa dan izin tinggal terbatas itu diberikan kepada Warga Negara Asing, WNA yang memberikan kontribusi bagi ekonomi Indonesia dan bermaksud tinggal di Indonesia,’’ bunyi surat edaran itu. Dengan kata lain, WNA yang tidak mampu memberikan kepentingan bagi ekonomi Indonesia tidak dapat mendapatkan Second Home Visa, walaupun berniat tinggal di Indonesia selama 5 atau 10 tahun misalnya.

Tentu saja pemohon harus memenuhi berbagai syarat. Antara lain, memiliki paspor kebangsaan sah dari sebuah negara dan berlaku minimal 36 bulan. Lalu pemohon mampu menunjukkan sejumlah dana di akun banknya, atau memiliki properti kategori mewah, minimal senilai Rp 2 miliar. 

Baca juga: Pengalaman Luthfi Madjid, Warga AS Mengurus ‘Second Home Visa’.

‘’Properti itu harus atas nama warga asing atau WNA sesuai peraturan UU bidang pertanahan/agraria,’’ tulis surat edaran itu. Atau, properti yang dimiliki penjamin di Indonesia seperti sanak keluarga atau siapapun, yang memiliki properti baik di luar maupun dalam negeri.

Motivasi yang melatar belakangi keputusan itu, antara lain untuk meminimalkan dampak perlambatan ekonomi global bagi Indonesia. ‘’Tahun 2023 mendatang, pertumbuhan ekonomi global diperkirakan mengalami perlambatan sesuai prediksi resesi dan inflasi ekonomi di berbagai belahan dunia,’’ bunyi surat edaran itu. (DP)

 

.

Recent Posts

Perempuan dan Masa Depan Diplomasi

Diplomasi modern tidak lagi sekadar soal perundingan antarnegara atau penandatanganan perjanjian internasional. Di era yang…

1 week ago

Wajar Bukan Berarti Benar

Seorang teman menangis tergugu. Pernikahan putra satu-satunya batal. Sekilas, penyebabnya tampak sederhana. Calon pengantin perempuan…

1 week ago

Anak Jaksel Berkarier di The New York Times

Lahir dari ayah Amerika dan ibu Panama, Nick Swyter tumbuh besar di Jakarta, menjelajahi jalan-jalan…

3 weeks ago

40 Hari Mengenang James F. Sundah, Beasiswa Riset Hak Cipta Diluncurkan

Empat puluh hari setelah kepergian komposer dan pencipta lagu legendaris Indonesia, James Freddy Sundah, sebuah…

1 month ago

Cerita Chef Diaspora Bikin Kuliner Nusantara Mendunia

Membincangkan kuliner Nusantara memang tak pernah ada habisnya. Menariknya, kuliner bukan hanya soal rasa, tetapi…

1 month ago

Diaspora Global Summit 2: Dari Brain Drain Menuju Brain Gain

Dalam era globalisasi, jutaan warga Indonesia tersebar di berbagai negara sebagai pelajar, akademisi, profesional, pengusaha,…

1 month ago